Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kegilaan Sentot Mencuri Bus Transjakarta dan Mengendarainya Hingga Kota Pekalongan

Sopir Transjakarta bernama Sentot melakukan serentetan kegilaan saat mencuri bus dari pool di Cijantung, Jakarta Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kegilaan Sentot Mencuri Bus Transjakarta dan Mengendarainya Hingga Kota Pekalongan
Tribun Jateng/Muh Radlis
Anggota Satlantas Polres Pekalongan mengamankan satu unit bus TransJakarta dan sopirnya berinisial SS, Rabu (26/7/2017). TRIBUN JATENG/MUH RADLIS 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sopir Transjakarta bernama Sentot melakukan serentetan kegilaan saat mencuri bus dari pool di Cijantung, Jakarta Timur.

Alasan Sentot mencuri pun tak masuk akal dan jawabannya bikin kesal petugas PT Mayasari Bhakti yang menjemputnya di Pekalongan, Jawa Tengah. Usai diringkus Polisi.


Manajer Lapangan PT Mayasari Bhakti, Daryono, geleng-geleng kepala dengan ulah Sentot.

Bus yang dicuri Sentot merupakan milik PT Mayasari Bhakti, salah satu operator Bus Transjakarta.

Kendaraan yang dicuri itu merupakan bus cadangan yang akan dijadikan pengganti apabila dibutuhkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Daryono menceritakan, bus dicuri pada Rabu (26/7/2017) sore, sekitar pukul 15.00.

"Kami sudah cek rekaman CCTV di pool setelah sadar ada bus yang hilang," ujar Daryono ketika dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (27/7/2017).

Pihaknya baru sadar bus hilang sekitar pukul 02.00, Kamis (27/7/2017). Ketika hendak dipersiapkan untuk operasional pagi hari.

Saat mencuri Sentot tak menggunakan seragam dan tak membawa surat perintah jalan.

Dia hanya ngotot ke security agar segera diberi akses ke luar dengan alasan hendak menjemput rombongan anak sekolah.

Saat ditanya surat perintah jalan (SPJ), Sentot menyebut SPJ akan disusulkan karena sedang buru-buru. Security akhirnya mengijinkan.

"Ada kelalaian security disitu. Seharusnya ya tidak boleh. Kan tak ada surat perintah jalannya. Apalagi dia tak pakai seragam," jelas Daryono.

Selanjutnya Sentot sempat berputar-putar di Jakarta dan akhirnya masuk ke tol.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas