Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kesedihan Istri Pria yang Dibakar Massa di Bekasi

Siti Zubaedah (25) tidak menyangka, sang suami Muhammad Al Zahra alias Joya (30) tewas dibakar massa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kesedihan Istri Pria yang Dibakar Massa di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Siti Zubaedah (25) istri Muhammad Al Zahra alias Joya (30), pria yang tewas dibakar massa karena dituding mencuri tiga unit alat pengeras suara musala di Kampung Muara Bakti RT 012/07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/8/2017) petang. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Siti Zubaedah (25) tidak menyangka, sang suami Muhammad Al Zahra alias Joya (30) tewas dibakar massa.

Apalagi Joya tewas karena dituding mencuri tiga unit alat pengeras suara musala di Kampung Muara Bakti RT 012/07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8/2017) petang.

"Sampai sekarang saya tidak percaya kalau mas Joya itu pencuri amplifire," ujar Zubaedah saat ditemui di rumahnya , Kamis (3/8/2017) malam.

Baca: Wanita Asal Kenya Sembunyikan Narkoba di Celana Dalam dan Bra

Zubaedah meminta, agar polisi bisa meluruskan tuduhan bahwa Joya adalah seorang maling.

Sebab keluarga merasa tersudut dengan kabar tersebut.

"Saya sangat sedih, sudah suami meninggal dunia malah dituduh maling," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Wanita Ini Sembunyikan Sabu Asal Malaysia Seberat 609 Gram Dalam Pembalut

Dia mengungkapkan, tahu kabar kematian sang suami dari petugas Polsek Babelan yang datang ke rumahnya pada malam hari sesaat setelah kejadian.

Dia bahkan terkejut, saat petugas kepolisian menjelaskan kematian sang suami.

"Katanya suami saya meninggal dunia karena dikroyok soalnya mencuri amplifire," jelasnya.

Bahkan saat itu, Zubaedah sempat ditunjukkan barang bukti amplifire yang ditemukan di lokasi tempat suaminya dikeroyok massa.

Sampai saat ini, kata dia, amplifire itu diamankan polisi di Polsek Babelan.

Ayah kandung Zubaedah, Pandi (40) menambahkan, saat kejadian Joya menggunakan motor sewaan seharga Rp 15.000 untuk mencari amplifire.

Motor yang disewa itu, kata dia, milik tetangga sekitar yang kemudian sekarang diamankan sebagai barang bukti.

Baca: Coba Rebut Pistol Polisi Saat Tunjukan Penadah Barang Curian, Alex Ditembak

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas