Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polda Metro Jaya Janji Selidiki Kasus Massa Bakar Manusia di Bekasi

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/8/2017) lalu, disayangkan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Polda Metro Jaya Janji Selidiki Kasus Massa Bakar Manusia di Bekasi
Warta Kota
Istri Muhammad Al Zahra alias Joya 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/8/2017) lalu, disayangkan dan dikecam oleh pihak Kepolisian.

Terlebih, MA yang merupakan korban dibakar hidup-hidup lantaran dituduh mencuri amplifier di mushala Al-Hidayah.

"Masyarakat harus jaga diri. Kalau menangkap pelaku pencurian, segera serahkan kepolisian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (4/8/2017).

Ditegaskannya jika perbuatan tersebut tidak dapat ditolerir, karena sesuai dengan Undang-undang yang berlaku, masyarakat dapat melaporkan apabila mengetahui ataupun menjadi korban kejahatan.

"Ya, sedang kita lakukan penyelidikan dia orang mana korbannya, kan masih belum ketahuan," tegasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya bersama jajaran Polres Metro Bekasi akan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Pihaknya akan melakukan pemeriksaan sejumlah warga yang pertama kali memergoki MA di dalam Mushala Al Hidayah pada Selasa (1/8) lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita cek toh, posisinya sebagai apa, karena korban diketahui seorang teknisi servis amplifier. Namanya orang salah, tapi nanti kita cek Polres Bekasi ya," tutupnya menambahkan.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas