Fakta Baru Pesta Gay di T1 Spa, Pria Muda dan Bertato Ternyata Diperlakukan Begini
Ada kolam renang besar. Di sana, pengunjung bisa saling bercengkrama serta asyik masyuk.
Editor:
Rendy Sadikin
Pukul 14.15, mereka keluar gedung.
Kelima orang tersangka kasus prostitusi kaum gay ini kembali digelandang ke mobil polisi.
Baca: Bocah Rachel Herliani Dicelupkan ke Minyak Panas, Nenek Tirinya Malah Bilang Begini!
Mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye, mereka terlihat berjalan menunduk dengan mengenakan penutup wajah.
Di belakang para tersangka terlihat sejumlah polisi membawa matras dan sejumlah helm dari lokasi tersebut.
Helm yang terlihat oleh Kompas.com berwarna merah, biru, dan hitam.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung tak memberi keterangan jelas terkait alasan polisi membawa sejumlah barang bukti baru tersebut.
"Ya, tahu sendirilah kasur (matras) buat apa," katanya.
Baca: Kata Hotman Paris, Syahrini Pilih First Travel karena Kepepet Waktu
Ketika ditanyakan mengenai sejumlah helm yang dibawa polisi, Marpaung hanya diam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono olah TKP tersebut dilakukan guna proses penyidikan lebih lanjut dalam kasus ini.
"Ya untuk melengkapi bukti-bukti dalam proses pemberkasan nantinya," kata Argo.
Polisi telah metapkan lima orang tersangka dalam kasus ini.
Kelima tersangka tersebut yakni GG, GCMP, NA, TS dan K.
Mereka adalah pemilik dan karyawan tempat SPA tersebut.