Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Pidato Anies, Pedagang Pasar Glodok: Saya Nggak Ngerti!

"Saya kurang tahu mas, tidak ngerti saya," kata Cici (37) salah satu pedagang Pasar Glodok, Selasa (17/10/2017).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Soal Pidato Anies, Pedagang Pasar Glodok: Saya Nggak Ngerti!
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa warga usai serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (16/10/2017). Anies-Sandi resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebutan kata 'pribumi' oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berpidato di Balai Kota Jakarta, Senin (16/10/2017) kemarin mengundang polemik di tengah masyarakat.

Sejumlah kalangan ada yang beranggapan bahwa apa yang disampaikan dalam pidato Anies mengandung isu SARA.

Namun ucapan tersebut tidak berdampak terlalu besar, bahkan banyak keturunan Tionghoa yang tidak mau mempermasalahkan  pidato tersebut.

"Saya kurang tahu mas, tidak ngerti saya," kata Cici (37) salah satu pedagang Pasar Glodok, Selasa (17/10/2017).

Baca: Jusuf Kalla: Anies Baswedan Bicara Pribumi Konteksnya tentang Kolonial

Sejumlah warga yang ditemui enggan berkomentar atas isi pidato Anies, terutama yang menyebutkan kata 'pribumi'.

Entah apa alasannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun salah satu pedagang, Berland (40) mengatakan bahwa apa yang diucapkan Anies tidak bermaksud menimbulkan polemik di masyarakat.

Dia menyayangkan hal tersebut.

"Mungkin ngggak konteksnya seperti itu tapi maksudnya mungkin berbeda. Sebagai Gubernur apa lagi baru, pasti sebelum mengucakpan ia sudah paham, jadi saya rasa maksudnya tidak seperti itu," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas