Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tarung Ala Gladiator Pelajar SMP di Bogor, Satu Siswa Tewas, KPAI Prihatin

Perkelahian yang melibatkan enam siswa dari SMP swasta tersebut telah memakan korban jiwa satu orang yaitu ARS (16 tahun).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Tarung Ala Gladiator Pelajar SMP di Bogor, Satu Siswa Tewas, KPAI Prihatin
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Foto ilustrasi/Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkelahian antarpelajar atau kerap disebut duel ala gladiator kembali terjadi di Bogor, tepatnya di sebuah lapangan di Desa Gobang, Kampung Leuwi Halang, Rumpin, Kabupaten Bogor pada Jumat (24/11) sekitar pukul 16.30 WIB.

Perkelahian yang melibatkan enam siswa dari SMP swasta tersebut telah memakan korban jiwa satu orang yaitu ARS (16 tahun).

Ketua KPAI, Susanto menduga pertarungan antar dua sekolah ini diduga kuat sudah direncanakan sebelumnya, lokasi perkelahian dan waktunya telah mereka tentukan.

"Pelaku dan saksi, menurut polisi menyebutnya sebagai adu ilmu kebal," ujar Susanto dalam rilisnya, Senin (27/11/2017).

Saat duel, salah satu yang dianggap tidak punya kekebalan meninggal, yaitu ARS.

Baca: Perencana Tarung Gladiator yang Tewaskan Siswa SMA di Bogor Divonis 2 Tahun Penjara

Ananda ARS diduga meninggal karena kehabisan darah akibat luka tusukan benda tajam, sehingga mengakibatkan sobek pada pinggul, lengan kanan sebelah atas, dan tangan kanan sebelah bawah.

Rekomendasi Untuk Anda

KPAI menyampaikan keprihatinan sekaligus duka mendalam atas meninggalnya ananda ARS, untuk itu KPAI bersinergi dengan Inspektorat Kemdikbud RI akan meminta keterangan dan melakukan pengawasan langsung ke lokasi kejadian, sekolah korban dan Polsek Rumpin yang berada di Jl. Prada samlawi, Rumpin, Kabupaten Bogor, pada selasa 27 November 2017 jam 08.00 wib.

Tim KPAI terdiri dari Susanto (Ketua KPAI) dan Retno Listyarti (Komisioner Bidang Pendidikan, sedangkan pihak Kemdikbud RI mengirim Inspektur Investigasi.

Sinergi ini adalah bentuk kepedulian dari kedua lembaga terhadap perlindungan anak.

Penulis: Yulis Sulistyawan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas