Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pelajar Ini Bawa Celurit Bertuliskan Huruf Arab Untuk Tawuran

"Saat itulah kami amankan keduanya, yang kedapatan membawa celurit dan hendak tawuran di Jalan Citayam," kata Sugiarto, Rabu siang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pelajar Ini Bawa Celurit Bertuliskan Huruf Arab Untuk Tawuran
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Celurit bertuliskan Huruf Arab yang disita polisi dari pelajar siswa SMK Panmas, Kota Depok, MR dan EB, Rabu (6/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Dua siswa SMK Panmas Depok, MR (16) dan EB (15), diamankan polisi di Jalan Citayam, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Rabu (6/12/2017) siang.

Keduanya diamankan karena dicurigai hendak tawuran dengan pelajar dari sekolah lainnya.

Kecurigaan petugas ternyata benar.

Baca: Di Balik Tewasnya Wanita Muda Di Tangerang Selatan, Sang Pacar Rencanakan Pembunuhan Demi Harta

Dari tas mereka didapati satu senjata tajam berupa celurit yang hendak digunakan untuk tawuran.

Bahkan celurit yang mereka miliki cukup unik, karena terukir tulisan arab di seluruh bagian besi tajam celurit.

Kepada petugas keduanya mengakui memang berencana tawuran dengan siswa SMK Baskara sehingga mereka membawa celurit untuk membela diri dan sebagai senjata saat tawuran.

Rekomendasi Untuk Anda

Babinkamtibmas Kelurahan Bojong Pondok Terong, Polsek Pancoran Mas, Aiptu Sugiarto, yang mengamankan keduanya mengatakan, tawuran antarsiswa SMK memang kerap terjadi di Jalan Citayam, saat siang atau sore hari dalam beberapa hari belakangan ini.

Baca: Asmara di Balik Pembunuhan Wanita Muda di Tangerang Selatan, Polisi Tangkap Pelakunya di Subang

Hal itu sangat meresahkan warga baik pengendara yang melintas maupun warga sekitar.

Maka, pihaknya melakukan antisipasi dan melakukan pengamatan di Jalan Citayam untuk mencegah tawuran pelajar.

"Saat itulah kami amankan keduanya, yang kedapatan membawa celurit dan hendak tawuran di Jalan Citayam," kata Sugiarto, Rabu siang.

Baca: Tersangka Pengeroyok Dua Anggota Polsek Pondok Gede Bertambah, Pelaku Timpuk Polisi Dengan Batako

Kedua siswa SMK Panmas yang masih remaja atau di bawah umur itu, lalu digelandang ke Mapolsek Pancoran Mas untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Karena keduanya masih di bawah umur, kemungkinan polisi akan memanggil orangtua dan guru mereka, sebelum mengembalikannya ke orangtua atau keluarga.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas