Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sandiaga Ucapkan Terima Kasih, Saat Disinggung Dirlantas Polda Soal Tanah Abang

Sandiaga pun mengaku masih membutuhkan waktu dalam beberapa minggu kedepan terkait proses adaptasi masyarakat rekayasa lalu lintas itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sandiaga Ucapkan Terima Kasih, Saat Disinggung Dirlantas Polda Soal Tanah Abang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pembeli memilih barang dagangan yang dijual pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12/2017). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup Jalan Jatibaru Raya atau depan Stasiun Tanah Abang mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, penutupan tersebut guna penataan kawasan Tanag Abang dengan menyediakan ruang berjualan bagi para PKL di satu jalur khusus. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengucapkan terima kasih atas masukan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagara yang menilai pemberian lahan pada PKL di jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, perlu dievaluasi.

Ditemui Rabu Malam (27/12/2017), Sandiaga mengaku akan menindaklanjuti hasil temuan itu.

"Terima kasih pak Halim atas masuknnya dan kita pantau melalui Dishub dan juga data dari Jakarta Smart City supaya kemacetab yang diakibatkan oleh penataan baru ini bisa dicari solusinya," ucap Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Monas, Jakarta Pusat.

Sandiaga pun mengaku masih membutuhkan waktu dalam beberapa minggu kedepan terkait proses adaptasi masyarakat rekayasa lalu lintas itu.

"Kita bisa memperkiran bahwa beberapa minggu ke depan masyarakat bisa menyesuasikan dengan pola masyarakat sehingga tidak ada lagi kemacetan seperti yang dikatakan Kombes Halim katakan,"

"Jadi ini perilaku yang coba kita ubah perilakunya. Kita intervensi nanti soal flt over Jatibaru itu akan kita tindaklanjuti, terima kasih pak Halim," ujar Sandi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan, kebijakan penutupan jalan raya untuk digunakan pedagang kaki perlu dievaluasi.

"Ada pembahasan namun kebijakan itu kita harus evaluasi, sehingga perlu ada kebijakan baru lagi," ujar Halim di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).

Lebih lanjut, usai terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil box dan sedan di sekitar kawasan Tanah Abang, Sabtu (23/12/2017). Halim mengatakan akan melakukan peninjauan.

"Malah saya ketemu kecelakaan terjadi antara mobil dengan mobil," ujar Halim. "Akibat pengalihan, dia harus ke bawah malah ke ke kanan, sama-sama mau masuk dia," sambungnya.

Halim mengatakan, tak ada korban luka akibat kecelakaan tersebut. Perseteruan antar pengemudi diselesaikan dengan kekeluargaan. Selain itu, ucap Halim, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Tanah Abang merasa terganggu aktivitasnya.

"Apakah terganggu aktivitasnya, sudah saya sampaikan sama Gubernur, termasuk pengunjung pasar yang saya kira terganggu akitvitasnya," ujar Halim.

Diketaui, sejak Jumat (22/12/2017) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang sebagai ruang berjualan bagi PKL.

Penutupan jalan itu hanya dilakukan setengah hari mulai pukul 6 pagi hingga 18.00 sore.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas