Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cabuli Putri Kandung yang Berusia 6 Tahun, Ini Pengakuan sang Ayah

Insiden memilukan tersebut berlangsung di Kampung Bonasari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (2/1/2018)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Cabuli Putri Kandung yang Berusia 6 Tahun, Ini Pengakuan sang Ayah
Warta Kota
Wakapolrestro Tangerang, AKBP Harley Silalahi saat menjelaskan peristiwa yang memalukan itu di Mapolrestro Tangerang, Senin (8/1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Entah apa yang ada di dalam benak lelaki berinisial JY (42) ini. Ia tega mencabuli putri kandungnya yang masih berusia enam tahun yakni TW.

Insiden memilukan tersebut berlangsung di Kampung Bonasari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (2/1/2018) lalu. Pelaku pun langsung diamankan oleh jajaran Polrestro Tangerang.

Wakapolrestro Tangerang, AKBP Harley Silalahi menjelaskan peristiwa itu terungkap ketika Yanti melaporkan suaminya ke polisi. Sang istri kesal dengan kelakukan bejat JY ini.

"Ini dilaporkan ibu si korban, ibunya tahu ketika melihat kondisi si korban dengan kondisi berdarah-darah," ujar Harley saat ditemui di Mapolrestro Tangerang, Senin (8/1/2018).

Ia menyebut pelaku memerkosa anak kandungnya pada saat kondisi rumahnya sedang dalam keadaan sepi.

"Posisinya anak ini sedang tidur terlelap, dan di situlah tersangka melakukan aksinya," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi ibu korban ketika pulang ke rumahnya, kondisi anaknya seperti itu, berdasarkan hasil visum pun seperti itu," kata Harley.

Setelah mendapat laporan, polisi pun langsung meringkus JY, dan berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya celana dalam, selimut, pakaian-pakaian dari korban mau pun pelaku.

"Pelakunya langsung ditangkap hari itu juga. Dari barang bukti yang kami amankan masih ada bercak darah dan bekas sperma di pakaiannya. Sedangkan kondisi korban sangat terguncang. TW mengalami demam setelah peristiwa tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, tersangka mengungkapkan alasannya melancarkan aksi kejinya ini. Ia mengaku kurang mendapat perhatian dan belaian dari sang istri.

"Selama dua tahun saya tidak dilayani," tutur JY.

Terlebih saat anak sulungnya dirawat di RSUD Tangerang. Yanti selalu sibuk bolak-balik ke rumah sakit.

"Saya juga sering lihat cewek-cewek cantik, jadinya khilaf," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas