Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pencuri Sepeda Gunung di Bekasi Jadi Korban Amukan Massa

Usai melaksanakan salat magrib berjamah, korban Edi Saputro (34) terkejut sepeda gunung yang diparkir di halaman mesjid telah raib.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Pencuri Sepeda Gunung di Bekasi Jadi Korban Amukan Massa
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Sepeda gunung (mountain bike) yang dicuri Candra Edi (60), di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi babak belur diamuk massa pada Rabu (10/1) pukul 18.30 WIB. 

Laporan Reporter Wartakotalive.com, Fitriyandi Al Fajri

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Candra Edi (60), spesialis pencuri sepeda gunung (mountain bike) di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi babak belur diamuk massa pada Rabu (10/1/2018) pukul 18.30.

Beruntung Candra Edi lolos dari maut karena langsung diamankan petugas kepolisian setempat yang sedang observasi wilayah.‎

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro mengatakan, tersangka diamankan usai mencuri sepeda milik salah satu jemaah Mesjid AT -Taqwa, di Perum Villa Mutiara Cikarang.

Usai melaksanakan salat magrib berjamah, korban Edi Saputro (34) terkejut sepeda gunung yang diparkir di halaman mesjid telah raib.

"Korban lalu mengecek sekeliling mesjid dan mendapai spedanya tengah dinaiki oleh tersangka sekitar 300 meter dari lokasi," kata Alin pada Kamis (11/1).

Melihat harta bendanya digasak Candra, korban langsung berteriak maling. Warga dan jamaah masjid yang mendengar teriakannya langsung mengejar tersangka.

Rekomendasi Untuk Anda

Warga Jalan Terusan RT 08/03, Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini kemudian berhasil dikepung warga.

Massa yang kesal dengan ulahnya langsung mengeroyok tersangka hingga mengalami luka memar dan lebam di wajah.

"Oleh anggota polsek yang ada di lapangan, tersangka kami amankan ke kantor," ujarnya.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Inspektur Satu Jefri menambahkan, tersangka telah mencuri sepeda di wilayah setempat sebanyak lima kali.

Sepeda hasil curiannya biasa dijual ke masyarakat lain dengan harga Rp 1 juta. "Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta," kata Jefri.

Jefri mengatakan, pelaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. 

Baca: Polisi Sudah Serahkan Lagi ke Kejaksaan Berkas Perkara Kasus Jurnalis TV Sopir Setnov

Baca: Alasan Polisi Menembak Mati Bandar Sabu 10 Kg Warga Malaysia

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas