Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggapi Insiden BEI, Anies Nilai Denda Pelanggaran Pembangunan Gedung Terlalu Ringan

Menurutnya dengan denda sebesar itu masih akan membuat pihak yang melanggar tidak jera.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
zoom-in Tanggapi Insiden BEI, Anies Nilai Denda Pelanggaran Pembangunan Gedung Terlalu Ringan
TRIBUNNEWS.COM / VINCENTIUS JYESTHA
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat ditemui di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jakarta Anies Baswedan menilai denda pelanggaran yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta No 7 Tahun 2010 Tentang Bangunan Gedung terlalu murah.

Hal itu disampaikan menanggapi runtuhnya balkon Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (15/1/2018) lalu.

Baca: Wiranto Sebut Verifikasi Faktual Diadakan di Semua Partai

Sebelumnya rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut denda enam bulan atau tiga bulan penjara atau denda Rp 50 juta tentang pelanggaran pembangunan gedung tidak maksimal.

“Saya juga waktu lihat itu terlalu ringan, nanti kita lihat. Yang pasti kami ingin ada peraturan yang bisa memberikan efek jera,” ujarnya saat ditemui di Balaikota Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Baca: Pimpinan DPR Berharap Idrus Amanah Sebagai Menteri Sosial

Menurutnya dengan denda sebesar itu masih akan membuat pihak yang melanggar tidak jera.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun ia masih belum mau memastikan apakah akan merevisi Perda itu.

“Kalau Perda kan butuh waktu, yang kami inginkan siatem yang membuat efek jera. Nanti data-datanya coba kita integrasikan lewat Jakarta Satu, di mana ini masih sendiri-sendiri datanya,” tukas Anies.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas