Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Data Jam ke Jam Naiknya Muka Air di Bendung Katulampa

"Terakhir, juga sudah ada pemberitahuan kepada Camat & Lurah melalui Group Whatsapp Kebencanaan Pusdatin BPBD DKI Jakarta"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Data Jam ke Jam Naiknya Muka Air di Bendung Katulampa
IST
Pantauan arus deras air kiriman dari Bogor menuju Jakarta, di kawasan Bendung Katulampa, Senin (5/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BPBD Provinsi DKI Jakarta melalui akun media sosial Twitter melaporkan status kenaikan tinggi air di Bendung Katulampa yang mencapai status siaga 1, Senin (5/2/2018).

Pantauan Tribunnews.com, tertulis kenaikan tinggi air dari 75 cm pada pukul 06.00 WIB (masih status siaga 4) hingga 220 cm pada pukul 08.30 WIB (siaga 1).

Inilah kronologi kenaikan tinggi air seiring waktu di Bendung Katulampa :

Pukul 06.00 WIB : 75 cm/Mendung (Siaga 4)

Pukul 07.00 WIB : 130 cm/Hujan (Siaga 3)

Pukul 07.40 WIB : 140 cm/Mendung (Siaga 3)

Rekomendasi Untuk Anda

Pukul 08.00 WIB : 160 cm/Hujan (Siaga 2)

Pukul 08.15 WIB : 180 cm/Hujan (Siaga 2)

Pukul 08.30 WIB : 220 cm/Hujan (Siaga 1)

"Antisipasi 6 jam ke depan air diperkirakan akan sampai di Pintu Air Manggarai. Wilayah yang akan di lalui antara lain, Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, serta Kampung Melayu," tulis BPBD Provinsi DKI Jakarta di Twitter, Senin (5/2/2018). 

Baca: Siaga! Ada 11 Titik di Jakarta Waspada Banjir Sore Ini

Baca: FOTO-FOTO Longsor di Jalur Puncak, Tertutup Total Sejak Pukul 09.00 WIB

Selain itu, kata BPBD Prov DKI Jakarta, sudah dilakukan upaya-upaya kepada para warga Jakarta guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pertama, yaitu penyebaran informasi kepada Lurah serta warga yang tinggal di bantaran kali atas kenaikan tinggi muka air Pintu Air Katulampa 110cm/Gerimis (siaga 3). Penyebaran informasi ini melalui sosial media, seperti Twitter, Facebook, BBM, Whatsapp dan Website.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas