Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengintip Dapur Umum Bagi Pengungsi Korban Banjir di Rawajati

Sejumlah ibu-ibu lansia tampak sibuk di jalan Bina Warga Rt 05 Rw 07, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengintip Dapur Umum Bagi Pengungsi Korban Banjir di Rawajati
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyud
Ibu-ibu tampak sibuk memasak di Jalan Bina Warga Rt 05 Rw 07, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah ibu-ibu lansia tampak sibuk di jalan Bina Warga Rt 05 Rw 07, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

Di bawah terpal biru berujuran kurang lebih 8x4 meter, para lansia terlihat mulai mencuci dan memotongi buncis dengan ukuran kecil-kecil.

Sebagian lagi mulai menaruh ratusan telur ayam kedalam sebuah panci yang sebelumnya sudah ditaruh air panas.

Lainnya, juga terlihat mencuci beras yang diambilnya dari sebuah karung beras berukuran 50 kg.

Ibu lainnya juga mulai memetiki cabai merah.

Baca: Telusuri Titik Banjir, DMC Lanjutkan Evakuasi Warga

Kepulan asap dari atas panci juga terus mengepul di sebuah halaman rumah warga itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengandalkan tiga tungku kompor gas, mereka terlihat cekatan saat memasakan bahan masakan itu.

Dibantu seorang pria, para Ibu itu terus mengejar waktu untuk menyelesaikan masakan tersebut.

Kegiatan itu merupakan upaya sebagian warga untuk menyediakan makan malam untuk para korban banjir di Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan.

Joko, pria satu-satunya yang membantu para lansian tersebut menuturkan bahwa perbekalan masak tersebut disediakan untuk korban banjir Rawajati.

Ia mengatakan, dapur umum yang dibangun seadanya itu harus menyedikan nasi beserta lauknya untuk kurang lebih 400 bungkus.

"Ini kami masak untuk sekitar 400 warga yang mengungsi," katanya kepada Tribunnews.com.

ia juga bercerita bahwa, dapur umum ini disediakan untuk memasak dua kali, yakni siang dan sore hari.

"Kami hanya masak dua kali sehari," terang Joko.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas