Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dengan Mata Berkaca-kaca, Juni Ceritakan Ketika Ia Membunuh Pacarnya

Juni Ariyadi, pembunuh pacarnya, Abellia Delta Wahyuni alias Meli (34), memberi pengakuan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Juni Ariyadi, pembunuh pacarnya, Abellia Delta Wahyuni alias Meli (34), memberi pengakuan.

Dilansir Tribun-Video.com dari Tribun Batam, Sabtu (31/3/2018), ia tiba di Bandara Hang Nadim Batam dari Bengkulu, Sabtu (31/3/2018).

Tangannya yang terborgol terus-terusan mengusap air mata di pipinya.

Ia tampak sedih dan menyesal saat bercerita kepada awak media tentang keributan dengan korban.

Pelaku merasa kesal dan tak dihargai korban karena kepalanya dipukul.

Baca: Hary Tanoe Nilai Tingkat Kesejahteraan Masyarakat RI Masih Jauh dari Negara Lain

"Kerasa aku, enggak dihargai aku, dia mukul kepalaku," kata Juni dengan raut wajah memelas.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat korban sudah tertidur, pelaku melampiaskan amarahnya dengan ganti memukul kepala korban menggunakan balok.

Korban ditemukan meninggal di kamar kosnya, Senin (26/3/2018).

Mayat wanita itu ditemukan Haryanti, sang pemilik kos di Teluk Bakau, Batu Besar, Nongsa, Batam.

Awalnya Haryanti curiga setelah mendapat SMS aneh dari Juni, yang mengatakan, "Aku mau ngomong tapi takut, tapi semua sudah terjadi."

Meli ditemukan Haryanti dalam posisi telungkup.

Saat itu ia mengenakan tanktop loreng dan celana pendek pink, dan seluruh tubuhnya terbungkus selimut.

Kondisinya sangat mengenaskan lantaran darah yang menyimbah kepalanya.

Hasil autopsi menyebutkan beberapa luka fatal di kepala, yakni patah tulang pelipis kiri, patah tulang belakang, patah tengkorak bagian kanan, dan memar di bagian otak kecil.

Sumber: Tribun Video
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas