Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Ringkus Komplotan Rampok Taksi Online, Satu Orang Tewas Ditembak

"Korban kemudian menjemput YK dan SY di Jalan Hadiah, Kelurahan Jelambar, Wijaya Kusuma," ujar Kapolresta Tangerang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Polisi Ringkus Komplotan Rampok Taksi Online, Satu Orang Tewas Ditembak
Warta Kota/Andika Panduwinata
MOBIL Suzuki Ertiga milik pengemudi taksi online yang menjadi korban curas, Teddy Rianto Liman (69), warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Teddy jadi korban curas pada Sabtu, 24 Maret 2018. 

YK lalu mengikat kedua tangan korban dengan lakban hitam.

"Pelaku YK juga menutup mata korban dan menyumpal mulut korban dengan lakban hitam. Korban lalu dipindahkan ke kursi belakang," ungkapnya.

Kedua tersangka sempat membawa korban berputar-putar.

Sesampainya di Km 87 korban diturunkan.

Sedangkan YK dan SY melarikan mobil Suzuki Ertiga milik korban.

"Setelah diturunkan di pinggir Tol, korban berusaha melepas ikatan. Berhasil melepas ikatan, korban langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Cisoka, Kabupaten Tangerang," imbuh Sabilul.

Di Tanggamus, Lampung

Rekomendasi Untuk Anda

Mendapat laporan, kepolisian langsung bergerak.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, polisi mulai mendeteksi keberadaan para tersangka berikut unit kendaraan hasil kejahatan.

Pada tanggal 30 Maret 2018, polisi membekuk tersangka NPP (41) di Gisting, Tanggamus, Lampung.
NPP berperan sebagai perantara penjual mobil hasil kejahatan.

Penangkapan NPP membawa polisi kepada tersangka IS (45).

IS juga ditangkap di daerah Tanggamus pada hari yang sama.

Bersama NPP, IS berperan menjual mobil dan membongkar alat GPS yang terpasang pada mobil.

"Tidak berselang lama, kami kembali meringkus tersangka lain yakni NPP (32) dan AN (30) juga di daerah Tanggamus. NPP berperan sebagai penyedia dana uang Rp. 500.000 untuk memesan Grab. Sedangkan AN berperan bersama-sama dengan NPP mengantarkan YK dan SY ke daerah Jelambar, Jakarta Barat," beber Sabilul.

Saat akan ditangkap, NPP dan AN sempat melakukan perlawanan.

Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak untuk melumpuhkan tersangka di bagian kaki.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas