Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Telan 82 Jiwa, Polri Gandeng BPOM dan Puslabfor Cek Kandungan Miras Oplosan

Jenderal bintang dua ini mengimbau kepada masyarakat untuk tak sembarangan mengonsumsi minuman beralkohol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Telan 82 Jiwa, Polri Gandeng BPOM dan Puslabfor Cek Kandungan Miras Oplosan
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyebut 82 korban telah meninggal dunia akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di Jawa Barat (Jabar) dan DKI Jakarta.

Diketahui, miras oplosan yang dikonsumsi para korban, dikemas baik dalam plastik maupun botol.

Polri pun bergerak cepat menanggapi kasus ini dengan menggandeng BPOM dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). Setyo menyampaikan jika pihaknya akan memeriksa kandungan dalam miras oplosan yang mematikan itu.

"Penyidik Bareskrim, Polda Metro Jaya dan Polda Jabar kerja sama dengan BPOM dan Labfor, akan meneliti kandungan minuman. Karena yang ditemukan minuman yang dikemas dalam plastik dan botol," ujar Setyo, di Hotel Diradja, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).

Jenderal bintang dua ini mengimbau kepada masyarakat untuk tak sembarangan mengonsumsi minuman beralkohol.

82 korban tewas, kata dia, akibat miras oplosan, harus dijadikan peringatan bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi generasi muda.

"Tentunya kami ingin ingatkan ke masyarakat bahwa ini suatu peringatan atau wakeup call, kita harus sadar betul mengkonsumsi minuman beralkohol tidak sembarangan. Kalau tidak jelas produksi kan kontennya itu berbahaya," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Anak Henry Yosodiningrat Sempat Hilang, Ditemukan Polisi Positif Narkoba

Sebelumnya, Mabes Polri menyoroti kasus minuman keras (miras) oplosan yang menimbulkan puluhan korban jiwa.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan terdapat 82 korban meninggal akibat mengonsumsi miras oplosan di Jawa Barat (Jabar) dan DKI Jakarta.

"Sampai dengan siang hari ini kami dapat laporan di Polda Jabar ada 51 orang meninggal di beberapa daerah. Yaitu Kabupaten Bandung, Polrestabes Bandung, Sukabumi atau Pelabuhan Ratu," ujar Setyo, di Hotel Diradja, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).

Dari daerah yang disebutkannya tadi, ternyata masih ada sekira 82 orang lagi yang masih dirawat. Ia pun berharap para korban yang masih dirawat cepat sembuh dan kembali seperti sedia kala.

Sementara itu, Setyo juga memaparkan jumlah data korban tewas miras oplosan di DKI Jakarta yang mencapai 31 orang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas