Anies Baswedan Kunjungi Maroko dan Istanbul Selama Sepekan
Kunjungan kerja Anies dimulai dengan mengunjungi Casablanca, Maroko tanggal 17 hingga 19 April, dan berlanjut ke Istanbul pada 19 hingga 21 April
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama sepekan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan kerja ke Maroko dan Istanbul.
Kunjungan kerja Anies dimulai dengan mengunjungi Casablanca, Maroko tanggal 17 hingga 19 April, dan berlanjut ke Istanbul pada 19 hingga 21 April.
Dilansir dari laman ppid.jakarta.go.id, tujuan kunjungan Anies di Casablanca adalah untuk memenuhi undangan Walikota Casablanca Mr Abdeelaziz OMARI dalam rangka berpartisipasi pada "The Third Edition of Smart Cities African Casablanca 2018.
Baca: Wiranto: Pembangunan Daerah Perbatasan Mutlak Dilakukan
Dalam kunjungan bilateral itu, Anies membahas peningkatan hubungan Sister City Jakarta-Casablanca dan membicarakan berbagai macam fokus bidang kerja sama.
Diantaranya membahas pertukaran tenaga ahli bidang teknologi informasi, pemberian pelatihan pemadam kebakaran “Fire and Rescue” kepada pegawai pemadam Casablanca.
Selain itu, akan ada ajang promosi seni budaya dan pariwisata kedua kota dan partisipasi Qori/Qoriah Jakarta pada MTQ Internasional di Casablanca.
Setelah berkunjungan ke Casablanca, di Istanbul, Anies direncanakan memenuhi Undangan Walikota Istanbul, Mevlut Uysal dan sebagai bentuk hubungan sister city kedua yang telah dijalin sejak tahun 2007.
Anies Baswedan juga direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral untuk membahas penguatan persahabatan kedua kota dan pengembangan kerja sama kedua kota.
Baca: Taufik Tantang yang Menyebut Amien Rais Politisi Comberan Bertarung di 2019
Dengan Walikota Istanbul, Anies akan membahas persoalan terkait pengelolaan air bersih dan limbah,
manajemen fasilitas sosial hingga promosi kepariwisataan.
Di hari terakhir kunjungannya di Istanbul, Anies direncanakan melakukan pertemuan dengan Kantor Pengelola Grand Bazaar Istanbul.
Hal itu bertujuan untuk memperoleh informasi dan pengalaman dalam penataan KUKM dan sebagai kawasan terpadu dengan objek wisata kota Istanbul.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.