Tribun

Oknum Ustaz Cabuli 3 Santri Gunakan Modus yang Sama

Seorang oknum ustaz di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Bintan Timur (Bintim), Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), ditangkap polisi, Senin

Penulis: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Editor: Samuel Febrianto

TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Seorang oknum ustaz di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Bintan Timur (Bintim), Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), ditangkap polisi, Senin (4/6/2018).

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Selasa (5/6/2018), oknum pengajar agama itu mengakui tindakan asusila yang ia lakukan pada tiga santrinya.

Kasus ini terungkap ketika seorang korban melaporkan hal tersebut kepada orangtuanya.

Baca: Mantan Mahasiswa Buat Bom di Universitas Riau Manfaatkan Laboratorium Kampus

Orangtua korban lantas menceritakan kejadian itu pada warga.

Pada Jumat (1/6/2018) sekitar pukul 21.30 WIB, warga langsung mencari pelaku dan menghajarnya hingga babak belur.

Polisi pun langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku ke Polsek Bintim.

Menurut keterangan Kapolsek Bintim AKP Muchlis Nadjar melalui Kanit Reskrim Ipda Anjar Rahmad Putra, pelaku menggunakan modus pura-pura memacari korban terlebih dulu.

Baca: Mantan Mahasiswa Buat Bom di Universitas Riau Manfaatkan Laboratorium Kampus

Saat hubungan mereka semakin dekat, pelaku kemudian memaksa korban untuk berhubungan layaknya suami-istri dengan pelaku.

"Modusnya pacaran, setelah korbannya terkesima saat itulah pelaku memanfaatkan kelemahan korbannya dan melakukan perbuatan asusila kepada korban," ujar Anjar melalui sambungan selulernya, Senin (4/6/2018) sore.

Aksi asusila dilakukan di kamar korban saat korban tidur atau setengah sadar.

Perbuatan bejatnya itu juga pernah dilakukan pada korban saat sakit.

"Ada juga (perbuatan asusila) dilakukan pelaku saat korban sedang sakit. Pelaku berpura-pura ingin membantu atau mengurut korban. Namun setelah berada di atas tempat tidur korban, pelaku langsung melaksanakan perbuatan bejatnya," ungkap Anjar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan, dan diduga kuat masih ada korban lainnya.

"Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan, kuat dugaan kami masih ada korban lainnya. Kami terus melakukan pengembangan dari kasus ini," tutup Anjar.

Baca: Sederet Fakta Menyayat Hati Razan Al Najjar, Ratapan Sang Ibunda hingga Ucapan Terakhir

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas