Tribun

Ini Lokasi Operasi Komplotan Begal Beranggota Remaja Belasan Tahun di Jakarta

Kelompok tersebut beranggotakan para remaja belasan tahun dan kerap melakukan perampasan di sejumlah wilayah Bintaro, Ciputat, Pondok Indah

Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Ini Lokasi Operasi Komplotan Begal Beranggota Remaja Belasan Tahun di Jakarta
Warta Kota
Polres Metro Jakarta Selatan tangkap komplotan jambret. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Du pelaku perampasan sepeda di bundaran Pondok Indah beberapa waktu lalu, telah diamankan polisi.

Pelaku adalah WR (18) dan TA (18), bagian dari kelompok cukup besar di Jakarat Selatan.

Kelompok tersebut beranggotakan para remaja belasan tahun dan kerap melakukan perampasan di sejumlah wilayah Bintaro, Ciputat, Pondok Indah, Rempoa, Serpong, Kemang, Pondok Labu, Palmerah, Pondok Aren, dan BSD.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan, kedua pelaku ditangkap berdasarkan pengembangan dari kasus yang menimpa rekan komplotan mereka.

"Jadi, dari lima orang yang ditangkap, dua di antaranya diketahui merampas sepeda dan satu buah Hp di Bundaran Pondok Indah Jakarta Selatan yang sempat viral di media sosial itu," kata AKBP Stefanus, Rabu (4/7/2018).

Berdasarkan pengakuan keduanya, sepeda hasil rampasan telah dijual kepada orang yang mereka temui di jalan.

"Sepeda sudah dijual oleh pelaku kepada seseorang yang bertemu di jalan. Saat ini sedang kita cari untuk disita," ujar Stefanus.

Baca: Videonya Viral, Lurah yang Menolak Tanda Tangan Ngakunya Cuma Bercanda

Sebelumnya, dua begal bersenjata tajam beraksi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (30/6/2018). Pengendara sepeda bernama Robertus Soutwell Bougie Hartono (35 tahun) menjadi korban. Pelaku merampas handphone, uang, dan sepeda seharga Rp 30 juta milik korban.

Saat itu korban akan menghadiri halalbihalal komunitas sepeda Bintaro Loop. Ia janjian bertemu eberapa temannya di bundaran Pondok Indah. Ia tiba di lokasi lebih awal. Tiba-tiba, muncul dua pemuda berboncengan sepeda motor.

Dua remaja itu sempat bertanya kepada korban jalan menuju Terogong. Namun, tiba-tiba salah satu di antara mereka mengeluarkan celurit dan meminta semua barang milik korban.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas