Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Imbau Masyarakat Tak Pamer dan Gunakan Barang Berharga Saat Berkendara

Polri mengimbau agar masyarakat tidak mengenakan atau memamerkan barang berharga ketika sedang berkendara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polri Imbau Masyarakat Tak Pamer dan Gunakan Barang Berharga Saat Berkendara
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri mengimbau agar masyarakat tidak mengenakan atau memamerkan barang berharga ketika sedang berkendara.

Hal tersebut menyikapi banyaknya aksi kejahatan jalanan seperti begal dan jambret.

Baca: Kemendagri Jelaskan Dasar Hukum Penunjukan Komjen M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jabar

"Kami juga imbau kepada masyarakat waspada, tidak memperlihatkan semua barangnya, memakai perhiasan mencolok, (menggunakan) handphone sambil berkendara," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/7/2018).

Jenderal bintang satu ini mengatakan pihak kepolisian tidak akan bisa menanggulangi kejahatan jalanan sendirian.

Baca: Penjelasan Soal Sosok Perempuan Dalam Foto Pelantikan Di Balai Kota DKI

Menurutnya perlu peran masyarakat dalam memeranginya.

Menurutnya, masyarakat jangan memancing aksi kejahatan dengan menggunakan atau memamerkan barang berharga di tempat umum.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kepolisian tidak bisa maksimal apabila tidak bersama menanggulangi," ungkapnya.

Baca: Puan Sebut Megawati Sudah Beberapa Kali Bertemu Jokowi Bahas Calon Wakil Presiden

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan polisi akan menindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan.

Apalagi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga telah memerintahkan jajarannya untuk memberantas kejahatan jalanan.

"Prinsip kami akan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan, sudah ada beberapa yang kami tindak tegas mengancam petugas," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas