Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Imbauan Kapolres Sikapi Peristiwa Ledakan di Kebayoran Baru

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengimbau masyarakat agar memastikan keamanan kompor dan tabung gas yang dipakai.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Imbauan Kapolres Sikapi Peristiwa Ledakan di Kebayoran Baru
Tribunnews.com/ Reza Deni
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengimbau masyarakat agar memastikan keamanan kompor dan tabung gas yang dipakai.

"Kalau ada gangguan segera dilaporkan, atau segera dilepas selang regulator, sehingga tidak begitu saja gas keluar dan akan menimbulkan ledakan," ujar Kombes Indra Jaffar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Baca: Bawaslu Telah Siapkan Diri Hadapi Kemungkinan Lima Daerah Bakal Bersengketa di MK

Dia juga mengatakan bila sudah ada bunyi dan tercium bau yang mencurigakan sebaiknya secepatnya melakukan tindakan.

"Ada SOP dari Pertamina yang mungkin akan menyosialisasikan hal tersebut," ujarnya.

Sementara itu, tim penyidik Polres Jakarta Selatan sudah memeriksa lima orang saksi di lokasi terjadinya ledakan di satu ruko Grand Wijaya Centre.

Baca: TGB Tak Ingin Berandai-andai Jadi Calon Pendamping Jokowi Di Pilpres 2019

Adapun kelima orang tersebut antara lain dua orang pedagang, tiga orang dari petugas kebersihan dan petugas keamanan.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain saksi, hingga saat ini,Polres Jakarta Selatan dan Puslabfor sudah membawa barang bukti terkait ledakan tersebut.

"Pemeriksaan di bawah satu minggu," ujar Kabid Balmedkor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Pol Ulung Kanjaya.

Baca: Nama Vicky Prasetyo Hingga Youtubers Aaron Shahab Jadi Caleg Dari PKPI

Sebelumnya, kepada wartawan, Kombes Pol Ulung Kanjaya mengatakan bahwa penyebab ledakan karena kebocoran gas,.

"Bukan karena tabung kayaknya, tapi bisa jadi antara regulator dan kompor gas," ujarnya.

Puslabfor pun sudah menagamankan tabung gas 12 kg sebagai alat bukti.

"Nanti kami periksa di lab," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas