Mobil Antik Hingga Motor Gede Ramaikan Kirab Terakhir Obor Asian Games
Di kirab terakhir ini, ada bus tingkat, mobil klasik dan motor gede yang ikut dalam arak-arakan rombongan pawai obor.
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kirab atau pawai obor Asian Games telah berakhir hari ini dengan rute penutup dari Monumen Nasional menuju ke tempat pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Totalnya, pawai obor telah melintasi 53 kabupaten dan kota di 18 provinsi yang melibatkan para tokoh masyarakat, atlet, mantan atlet, artis hingga para pengusaha.
Di kirab terakhir ini, ada bus tingkat, mobil klasik dan motor gede yang ikut dalam arak-arakan rombongan pawai obor.
Bus tingkat tersebut bergardan ganda dengan sasis Scania dan berlabel Transjakarta yang sebagian atapnya terbuka pada bagian dek atas, ala bus wisata di kota London, Inggris.
Sedangkan dua mobil klasik yang ikut arak-arakan adalah Chrysler Winsor berwarna cokelat yang pada bagian depan mobil dipasangkan bendera warna putih.
![mobil antik](http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/mobil-antik_20180818_151610.jpg)
Mobil kedua adalah Chrysler Imperial berwarna merah yang juga dipasangkan bendera merah putih di bagian depan mobil dan bagian kap belakang mobil dibiarkan terbuka.
Ketiga mobil ini mengikuti secara penuh rangkaian kirab dari Monas dan GBK, sedangkan aksi pawai motor gede dari Komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) hanya ikut arak-arakan dari Jalan Sudirman tepatnya sebrang Hotel Grand Sahid Jaya hingga ke gedung DPR Indonesia.
Adapun kirab obor hari ini diarak sekitar lima jam yang berangkat dari Monas pukul 07.30 dan tiba di GBK sekitar pukul 12.30 WIB.
Nantinya, obor Asian Games yang dikirab akan menyalakan obor utama Asian Games di kaldron utama yang terletak Stadion Utama GBK.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.