Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jenazah Bayi Sempat Dikira Boneka Saat Hanyut di Sungai

Warga di Perumahan Tojan Indah, Desa Tojan, Klungkung, dikagetkan penemuan jenazah bayi yang hanyut di aliran Sungai Toya Yeh Ehe, Kamis (4/10/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga di Perumahan Tojan Indah, Desa Tojan, Klungkung, dikagetkan penemuan jenazah bayi yang hanyut di aliran Sungai Toya Yeh Ehe, Kamis (4/10/2018).

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan membiru.

Warga yang tinggal tidak jauh dari TKP, I Made Juliarta Putra, menjelaskan jenazah bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga Banjar Tabanan, Desa Kamasan, Nengah Nadi (55), saat sedang mencuci di aliran Sungai Yeh Ehe sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat itu, arus sungai cukup deras, dan kaki Nengah Nadi tiba-tiba disentuh oleh sebuah benda yang hanyut dari utara.

Baca: Penerapan Euro 4 Efektif Bulan Ini, Toyota Edukasi Konsumen

Awalnya dikiranya benda itu adalah boneka. Ternyata jenazah bayi. Ia pun spontan kaget.

Jenazah bayi itu terus hanyut ke selatan, hingga tali pusarnya nyangkut di batang pohon pisang yang melintang di sungai.

"Jenazah bayi itu lalu tersangkut. Saya dan warga lainnya memastikan, ternyata itu memang jenazah bayi," jelas Juliarta.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ditemukan, jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki itu masih utuh dengan luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Tubuhnya pun sudah membiru dan membengkak. Tali pusar dari bayi itu masih menempel.

"Mengetahui itu jenazah bayi, saya langsung hubungi petugas kepolisian," ungkapnya.

Baca: Ada yang Berburu Tiket Murah di GATF 2018 Sendirian dan Bareng Teman Arisan

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian bersama warga berusaha mengevakuasi jenazah bayi itu dengan menggunakan jaring.

Setelah berhasil diangkat, jenazah bayi itu lalu dibawa ke RSUD Klungkung untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Cukup Usia Kandungan

Petugas medis RSUD Klungkung langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan luar, diperkirakan bayi malang itu sudah cukup usia kandungan.

Bayi laki-laki ini memiliki panjang 54 cm, dan berat badan 2,5 kilogram. Sementara panjang tali pusar sekitar 25 cm.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas