Tribun

Pilpres 2019

TKD Jakarta Tegaskan Tak Pernah Perintahkan Pasang Videotron Jokowi-Ma'ruf

Prasetyo juga menegaskan, pihaknya akan mencari tahu siapa yang memasang sejumlah iklan di videotron.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
TKD Jakarta Tegaskan Tak Pernah Perintahkan Pasang Videotron Jokowi-Ma'ruf
Tribunnews.com/Fransiskus Addiyudha
Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf DKI, Prasetyo Edi Marsudi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi memastikan, tidak pernah memerintahkan relawan untuk pemasangan videotron bergambar Jokowi-Ma'ruf Amin di Wilayah Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta ini menilai, sejumalah videotron bergambar Jokowi-Ma'ruf di sejumlah titik di Jakarta merupakan tindakan relawan yang sangat mencintai sosok paslon nomor urut 01 itu.

"saya melihat mungkin ya, mungkin karena terlalu sayang dengan pak Jokowi-Maruf, mungkin relawan memasang itu," kata Prasetyo di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

Baca: Jono Oge, Kampung yang Bergeser Sejauh 3 Km dan Tertukar Dengan Kebun Jagung

Ia juga telah berkordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait videotron itu. Bahkan, telah mengutus tim hukum untuk menjelaskan kepada Bawaslu.

Pasalnya, Prasetyo menegaskan tidak pernah mengistruksikan untuk pemasangan videotron.

"Intinya TKD sudah koordinasi dengan TKN bahwa kita enggak ada sama sekali memerintahkan apa yang disebut pelapor dalam laporan di Bawaslu DKI," jelas Prasetyo.

Prasetyo juga menegaskan, pihaknya akan mencari tahu siapa yang memasang sejumlah iklan di videotron.

Ia menyebut telah mengantongi nama pemilih Billboard dan videotron itu.

"Kita akan minta satpol PP untuk menindaklanjuti siapa sih yang pasang itu. Sekali lagi TKD DKI tidak pernah memerintahkan itu," ungkap Prasetyo.

"Apalagi pak Jokowi ya, saya tidak pernah ketemu kok. Analisa saya masyarakat terlalu semangat (mendukung). Kita juga sedang dalami siapa yang punya," sambung Prasetyo.

Diketahui, Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta akan menggelar sidang dugaan pelanggaran administrasi kampanye yang diduga dilakukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

--

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas