Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Promo Tarif Grab Dinilai Paksa Mitra Pengemudi Tempuh Kilometer Lebih Jauh

Igun memberikan contoh, salah satu promo yang paling fantastis adalah penerapan ongkos Rp 1 yang dilakukan oleh Grab.

Promo Tarif Grab Dinilai Paksa Mitra Pengemudi Tempuh Kilometer Lebih Jauh
TRIBUN JOGJA
Aksi unjuk rasa para driver Grab di Lapangan Denggung, Sleman, Senin (30/07/2018) Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Paguyuban Grab DIY Gelar Aksi Protes '307' di Lapangan Denggung Sleman, http://jogja.tribunnews.com/2018/07/30/paguyuban-grab-diy-gelar-aksi-protes-307-di-lapangan-denggung-sleman. Penulis: Alexander Aprita Editor: Ari Nugroho 

Menurutnya, mitra pengemudi akan merasa dieksploitasi dengan penerapan harga yang terlampau murah.

"Pengemudi kan juga manusia. Jadi, aspek-aspek ekonomi dan pendapatan perlu perhatian serius. Sebab, ada pihak yang merasa mendapatkan perlakuan tidak adil secara bisnis, yakni para pengemudi," tuturnya.

Heru juga melihat adanya hubungan tak saling menguntungkan antara aplikator yang menerapkan promo fantastis dengan mitra pengemudinya.

Salah satu contohnya adalah ketika aplikator mendapat pendanaan besar, tapi ini tidak menetes ke pengemudinya.

“Malah aplikatornya sibuk memberikan promo untuk konsumen, padahal tulang punggung mereka ini kan pengemudinya," ucapnya.

Para mitra pengemudi Grab sempat melakukan demonstrasi di depan kantor Grab Indonesia, di Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam demo yang sempat ricuh itu, massa aksi menuntut soal skema penarifan, transparansi perjanjian kemitraan, serta aturan suspensi pengemudi kepada perusahaan penyedia layanan transportasi online berbasis aplikasi asal Malaysia tersebut.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebelumnya mengapresiasi ancaman pemerintah yang akan membekukan izin operator jasa angkutan daring berbasis aplikasi, jika tak mampu menjamin keamanan dan keselamatan penggunanya.

”Dari perspektif YLKI, perlindungan, keselamatan, dan kenyamanan konsumen transportasi online itu bukan hanya tanggung jawab mitra driver, tapi juga perusahaan aplikator,” papar Sekretaris YLKI Agus Suyanto.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas