Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demam Berdarah Dengue Makan Korban di Kampar, 1 Balita Meninggal Dunia

Wabah demam berdarah dengue (dbd) di Kampar telah memakan korban. Seorang balita di Kampar meninggal karena DBD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, BANGKINANG - Wabah demam berdarah dengue (dbd) di Kampar telah memakan korban.

Seorang balita di Kampar meninggal karena DBD.

Kepala Puskesmas Kampar, Zulhendra Dasat mengungkapkan, korban yang meninggal adalah warga Desa Padang Mutung.

Kasusnya terjadi di sekitar Agustus 2018 lalu.

"Pas di awal-awal mr (imunisasi measles rubella) itu," ungkap Zulhendra Dasat, Rabu (14/11/2018) malam.

 Menurut dia, awalnya sempat dikira efek vaksin mr.

Namun dipastikan karena dbd.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejak itu, kata Zulhendra Dasat, tren kasus dbd di wilayah kerjanya meningkat.

"(Kecamatan) Kampar kayaknya pecah rekor ini," ucapnya.

Menurut Zulhendra Dasat, kondisi ini memprihatinkan.

‎Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah penanganan dan pencegahan.

Pemberantasan sarang nyamuk (psn) difokuskan di Tanjung Rambutan, desa dengan jumlah kasus terbanyak.

"Tadi sore (Rabu), kita bersama unsur upika (unsur pimpinan kecamatan) gotong royong ke Tanjung Rambutan. Ada camat, danramil dan kapolsek juga," ujar Zulhendra.

Gotong royong bersama warga menyasar selokan dan sampah-sampah di lingkungan sekitar pemukiman.

Ia juga memberikan penyuluhan, mengingatkan warga agar memperhatikan kebersihan lingkungan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas