Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PT KCI Mohon Maaf atas Peristiwa KRL Keluarkan Asap di Depok

Ketika ditanyakan apa penyebab KRL tersebut mengeluarkan asap berwarna putih, Eva enggan menjelaskan lebih lanjut

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in PT KCI Mohon Maaf atas Peristiwa KRL Keluarkan Asap di Depok
Penumpang KRL Commuter Line/Nanang Susanto
Suasana di stasiun Depok saat KRL Commuter Line tujuan Bogor berasap. Peron dipadati penumpang, Rabu(5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KRL Commuterline nomor 1168 tujuan Bogor yang mengeluarkan asap di stasiun Depok sudah dievakuasi ke dipo.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pun memberangkatkan rangkaian kereta cadangan untuk mengantar penumpang sampai ke Bogor.

Baca: KRL Commuter Line Tujuan Bogor Keluarkan Asap di Stasiun Depok, Penumpang Dievakuasi

"Seluruh pengguna saat ini telah keluar dari rangkaian kereta tersebut dan selanjutnya untuk mengakomodir para pengguna PT KCI memberangkatkan kereta cadangan sebagai rangkaian pengganti dari Dipo KRL Depok," ujar VP Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa saat dikonfirmasi Tribunnews, Rabu(5/12/2018).

Kejadian ini, kata Eva, tidak mengganggu perjalanan KRL yang melintas di Depok arah Bogor maupun sebaliknya, mengingat Stasiun Depok memiliki empat jalur dan pada kejadian ini operasional KRL yang melintas masih dapat dilayani melalui jalur 1, 2 dan 3.

"PT KCI memohon maaf atas gangguan teknis tersebut,"ujar Eva.

PT KCI, lanjut Eva, mengimbau agar pengguna tetap memperhatikan dan mengikuti arahan petugas yang ada di lapangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika ditanyakan apa penyebab KRL tersebut mengeluarkan asap berwarna putih, Eva enggan menjelaskan lebih lanjut.

Baca: Kereta Jarak Jauh Bermasalah, Perjalanan KRL Jakarta-Bekasi Tersendat

Untuk mengetahui penyebabnya, harus menunggu pemeriksaan tim sarana KCI.

"Untuk penyebab belum dapat saya informasikan karena harus melalui pemeriksaan lanjut tim sarana,"ujar Eva.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas