Polisi Klaim Aksi Gangster di Wilayah Polda Metro Jaya Menurun Pada Ramadan Tahun Ini
Aksi gangster yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa kawasan di DKI Jakarta dan sekitarnya cukup meresahkan warga.
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi gangster yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa kawasan di DKI Jakarta dan sekitarnya cukup meresahkan warga.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengklaim tahun ini kejahatan yang dilakukan gangster menurun dibanding tahun sebelumnya.
Baca: Kondisi Terkini di Sekitar Gedung Bawaslu: Massa Terkonsentrasi di Tiga Titik, Pengamanan Dipertebal
"Kalau dari data dibanding tahun lalu menurun berkaitan dengan gengster atau kebut-kebutan selama bulan ramadan," tutur Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penurunan angka kejahatan yang dilakukan gangster karena antisipasi yang dilakukan pihak kepolisian.
Baca: Pendemo Bawaslu Terpukul Mundur, Kondisi di Jalan Sabang Mulai Kondusif
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut mengatakan pihaknya mendapatkan bantuan dari berbagai lapisan masyarakat hingga TNI.
"Itu semua karena semua kita mengantisipasi daripada kegiatan itu, baik itu dengan patroli. Komponen daripada kepolisian kita libatkan semuanya, baik dari unsur Binmas, Sabhara, jadi kita semua komunikasi dengan TNI," tutur Argo.
Baca: Terancam Hukuman Mati, Ini Bunyi Surat yang Ditulis Tersangka Buat Jokowi
Seperti diketahui, aksi gangster di Setia Budi, Jakarta Selatan menewaskan seorang Pemuda, Danu Tirta.
Korban mengalami luka tusuk tembus ke paru-paru.
Bocah 15 tahun
Danu Titra (15) meregang nyawa setelah menjadi korban pembacokan oleh sekelompok geng motor di depan Vihara Kelurahan Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019) dini hari.
Aksi brutal sekelompok geng motor tersebut juga turut terekam CCTV jalan di sekitar lokasi kejadian.
Dikutip dari Kompas TV, Sabtu (18/5/2019) korban diketahui tertinggal dari iringan peserta Sahur On The Road (SOTR) lain.
Tiba-tiba dari arah berlawanan, ada sekelompok geng motor yang langsung menyerang dan membacok korban.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.