Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ratusan Tambak Udang di Pesisir Pantai Dekat Bandara NYIA Akan Direlokasi

Anggara menyebut jajarannya akan membantu proses pengamanan terhadap pemindahan tambak udang tersebut.

Ratusan Tambak Udang di Pesisir Pantai Dekat Bandara NYIA Akan Direlokasi
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kapolres Kulon Progo AKBP Anggara Nasution (kanan) bersama Wakapolres Kulon Progo Kompol Dedi Surya Dharma, saat ditemui di Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, KULON PROGO - Kapolres Kulon Progo AKBP Anggara Nasution mengkonfirmasi adanya pemindahan atau relokasi terhadap ratusan tambak udang yang berada di pesisir pantai dekat New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA).

Relokasi itu terkait dengan kebutuhan pemerintah daerah untuk melakukan proses mitigasi bencana di sekitar kawasan bandara NYIA.

Pasalnya bandara NYIA diketahui berada di pesisir pantai dimana kontruksi tanahnya membutuhkan mitigasi bencana ekstra. Sehingga tambak udang yang berada di sekitarnya pun harus direlokasi.

Anggara menyebut jajarannya akan membantu proses pengamanan terhadap pemindahan tambak udang tersebut.

Baca: Tak Lagi Jadi Pimpinan DPR RI, Apa Kesibukan Fadli Zon?

"Ada 195 yang akan dipindahkan dari total tambak 230 di sekitar YIA. Kami akan membantu pengamanan pemindahan itu untuk jaminan keamanan dan mitigasi gesekan dari masyarakat," ujar Anggara, saat ditemui Tribunnews.com di Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (9/10/2019).

Awalnya, kata dia, warga sempat menolak untuk relokasi yang direncanakan pemerintah daerah tersebut. Namun, dialog demi dialog membuat masyarakat menyetujui pemindahan itu.

Anggara mengatakan masyarakat sendiri pada akhirnya setuju direlokasi akan tetapi meminta waktu lebih sebelum dilakukan relokasi tersebut.

"Gesekan ada, tapi tidak besar. Protes-protes yang masih terbilang wajar karena mereka bilang baru nabur bibit. Akhirnya ada permintaan waktu tambahan saja," tandasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas