Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Limo Depok

Pengembangan dari hasil pemeriksaan pelaku, Densus menggeledah rumah di daerah Grogol, Depok.

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Limo Depok
PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA
Ilustrasi densus 88. 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggeledah rumah yang dijadikan tempat tinggal terduga teroris di Perum Bukit Mampang Residence Utara, RW 09, Grogol, Limo, Kota Depok, Rabu (13/11/2019) pagi.

Pengembangan dari hasil pemeriksaan pelaku, Densus menggeledah rumah di daerah Grogol, Depok.

"Betul tadi tim Densus membawa pelaku yang dibawa dari Polda Metro Jaya dan sekitar pukul 07.30 WIB ke kediamannya daerah Grogol Limo, untuk melakukan penggeledahan," ujar Kapolsek Limo Kompol Mohamad Iskandar saat dihubungi Warta Kota, Rabu (13/11/2019).

Baca: Pengamanan Mapolres Jakarta Selatan Diperketat, Petugas Pakai Rompi Anti Peluru'

Baca: Tak Cuma di Polrestabes Medan, Inilah Daftar Aksi Serangan ke Kantor Polisi di Indonesia

Iskandar mengaku, dalam penggeledahan tersebut, pihaknya hanya berperan sebagai pendamping Tim Densus 88 yang sebelum melaksanakan penggeledahan, meminta izin lebih dulu kepada Polsek Limo sebagai pemilik wilayah.

"Kami tidak tahu apa saja temuan-temuan dari penggeledahan tersebut karena kami sifatnya hanya mendampingi," tutur Iskandar.

Iskandar memaparkan, proses penggeledahan teebilang cepat, tak sampai satu jam.

Setelah itu Densus 88 langsung pergi meninggalkan TKP.'

Namun demikian, Iskandar mengatakan anggota Reskrim Polsek Limo masih mencari data apa saja yang diamankan dari penggeledahan tersebut.

"Anggota sampai saat ini belum memegang data," kata Iskandar.

Sebelumnya, Tim Densus 88 pada Selasa (13/11/2019) pagi, berhasil menangkap seorang terduga teroris di SDIT Izzati, Beji, Depok.

Pelaku diketahui bernama Wiji Joko Santoso alias Patria alias Dwi, kelahiran Rembang, 14 juli 1975.

Keterlibatan Wiji adalah menjalin hubungan internasional dengan jaringannya hingga pernah menjadi pelatih di Moro serta keahlian militer dengan membuat bom serta perakit senjata.

Selain itu, terduga teroris ini juga pernah masuk ke jaringan Suriah bersama Askari dengan tujuan menjalin hubungan dengan Free Syirian Army (FSA).

Sementara itu dari hasil penangkapan pelaku, anggota Densus berhasil mengamankan satu unit Honda Beat mewah B 6726 URQ untuk aktifitas sehari-hari pelaku

Penulis: Vini Rizki Amelia

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas