Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisah Ikatan Pernikahan Adjid dan Rimih Hingga Mendapat Hadiah Umrah dari Ustaz Adi Hidayat

Adjid Effendi dan Rimih menjadi peserta tertua yang ikut gelaran nikah massal inisiasi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (31/12/2019) malam.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kisah Ikatan Pernikahan Adjid dan Rimih Hingga Mendapat Hadiah Umrah dari Ustaz Adi Hidayat
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Adjid Effendi (77) dan istrinya Rimih (55), pasangan tertua nikah massal Pemprov DKI. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adjid Effendi dan Rimih menjadi peserta tertua yang ikut gelaran nikah massal inisiasi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (31/12/2019) malam.

Keduanya terpaut usia 20 tahun.

Adjid Effendi berumur 77 tahun, sedangkan istrinya Rimih menginjak usia 55 tahun.

Ditemani sanak keluarga, Adjid dan Rimih berangkat dari kediamannya di bilangan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur ke Balai Kota DKI Jakarta tempat berlangsungnya nikah massal.

Baca: Pasangan Tertua Peserta Nikah Massal Ini Tidak Menyangka Dapat Hadiah Umrah dari Ustaz Adi Hidayat

Datang cukup sederhana, keduanya tak mengenakan setelan khas pengantin.

Sebab, momen hari ini adalah pengesahan rumah tangga mereka oleh pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

Keduanya telah menikah secara agama sejak 2014 silam.

Kali ini, mereka mendapat kesempatan untuk mengesahkan pernikahannya itu secara negara.

Adjid, merasa cukup untuk mengenakan setelan kemeja batik warna cokelat, celana bahan hitam, peci, dan sepatu pantopel.

Sedangkan Rimih, cukup memakai kebaya encim biru, kerudung merah, dan sepatu tanpa hak.

Riasan di wajah Rimih pun tak terlalu berlebihan.

Baca: Pasangan Umur 77 dan 55 Tahun Akan Ikut Nikah Massal Pemprov DKI Malam Nanti

Bedak dan lipstik sudah cukup mengiringi prosesi pernikahannya hari ini.

Saat menjalani sesi wawancara bersama awak media, Rimih nampak selalu merangkul tangan Adjid.

"Kita sudah akad (secara siri) di Cirebon. Kami sudah kenal lama karena satu perusahaan. Tapi, karena saat itu istrinya yang sebelumnya sudah almarhum, jadi ya sudah (memutuskan untuk menikah lagi)," tutur Rimih.

Dijelaskan Rimih, dirinya dan Adjid baru sempat mengesahkan pernikahannya tahun ini karena di tahun sebelumnya mereka sibuk bekerja.

Baca: 631 Pasangan Akan Nikah Massal di Malam Tahun Baru di Balai Kota DKI, Ini Persiapannya

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas