Anies Baswedan, Kepala BNPB, dan Menteri PUPR Pantau Banjir Dari Udara
Anies Baswedan bersama BNPB Doni Monardo, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memantau banjir yang terjadi di Ibu Kota.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memantau banjir yang terjadi di Ibu Kota.
Mereka memantau banjir melalui helikopter dari kawasan Monas.
Doni mengatakan satu penyebab terjadinya banjir adalah curah hujan yang sangat tinggi dari selasa malam hingga rabu dini hari.
Baca: Rumahnya Kena Banjir, Nikita Mirzani Langsung Tegur Anies Baswedan: Pak Jakarta Kelelep
Curah hujan paling tinggi tercatat di wilayah Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.
Curah hujan mencapai 376 milimeter, lalu Taman Mini 350 milimeter, dan Jati Asih Bekasi 250 milimeter.
"Jadi ini merupakan suatu rekor untuk curah hujan tinggi dalam beberapa jam terkahir," kata Doni Monardo di Monas, Jakarta, Rabu (1/1/2020).
Baca: Anies Baswedan: Kita Fokus Evakuasi Korban Banjir
Selain itu, menurutnya banjir juga terjadi karena tingginya permukaan air laut.
Tercatat air laut berada dalam ketinggian 184 centimeter.
Padahal normalnya di bawah 150 centimeter.
Baca: Soal Banjir Jakarta Hari Ini, Gubernur Anies: Tidak Usah Menyalahkan Hujan, Menyalahkan Orang
"Sehingga sebagian dari air yang ada darat tidak bisa lancar mengalir ke laut," katanya.
Untuk langkah antisipasi dan penanggulangan banjir ke depan, pihaknya menurut Doni telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga diantaranya, TNI-Polri, Basarnas, serta PMI.
Fokus tangani korban banjir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemerintah provinsi DKI Jakarta saat ini fokus menyelamatkan warga dari lokasi-lokasi banjir.
Hal tersebut dikatakan Anies Baswedan dalam sebuah wawancara yang ditayangkan Kompas TV, Rabu (1/1/2020).
"Prioritas kita untuk mengevakuasi, menyiapkan tempat penampungan sementara. Seluruh kantor, sekolah di Pemprov DKI Jakarta disiapkan untuk menampung," kata Anies Baswedan.
Baca: Remaja Tewas Tersengat Listrik Akibat Banjir Jakarta, Anies Baswedan Sebut Belum Ada Konfirmasi