Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setelah Digugat, Anies Baswedan Diprotes, Ada Aksi Teatrikal Lempar Tomat ke Sosok Bertopeng Anies

Setelah digugat lantaran dinilai tak bisa atasi banjir, Anies Baswedan kembali diprotes. Ada aksi teatrikal lempar tomat ke sosok bertopeng Anies.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Miftah Salis
Editor: Sri Juliati
zoom-in Setelah Digugat, Anies Baswedan Diprotes, Ada Aksi Teatrikal Lempar Tomat ke Sosok Bertopeng Anies
Kolase foto Wartakotalive.com/Joko Supriyanto dan Kompas.com/NURSITA SARI
Setelah digugat lantaran dinilai tak bisa atasi banjir, Anies Baswedan kembali diprotes. Ada aksi teatrikal lempar tomat ke sosok bertopeng Anies. 

"Anies sini Nis, kamu ini kerja nggak becus juga, ayo lempari pakai tomat busuk," kata Orator diatas mobil komando, Selasa (14/1/2020), dikutip dari Wartakotalive.com.

Kinerja Anies Baswedan selama ini dinilai membuat masyarakat kecewa.

Beberapa permasalahan kerap muncul di pemerintahannya.

Masalah yang paling menjadi sorotan adalah kasus lem Aibon.

Saat isu tersebut mencuat, Anies dinilai malah cuci tangan.

"Banyak ketidakwajaran anggaran belanja ya kan ada lem Aibon sekian miliar pulpen sekian miliar begitu ditanya, Anis cuci tangan malam Nyalakan anak buahnya itu kan bukan bentuk sosok pemimpin yang baik," kata Sisca.

Untuk diketahui, Anies Baswedan sebelumnya didugat oleh ratusan warga Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

Total ada 243 warga Jakarta yang menggugat Anies Baswedan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (13/1/2020).

Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor 27/Pdt.GS/Class Action/2020/PN.Jkt.Pst.

Mereka adalah warga yang menjadi korban banjir di Jakarta pada awal tahun lalu.

Langkah ini diambil lantaran Anies Baswedan dinilai lalai dalam menjalankan tugas.

Alasannya, Pemprob DKI tak memberikan informasi dini terkait banjir.

"Kan gitu, silahkan aja diverifikasi apakah memang ada atau tidak (peringatan dini). Buktinya 23 Desember itu dikasih tahu sama BMKG."

"Namun, tanggal 31 Desember hingga1 Januari itu tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat," ujar tim advokasi korban banjir, Alvon K Palma di PN Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Selain tidak adanyan peringatan dini, Pemprov DKI juga dinilai tak merespon cepat korban terdampak banjir.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas