Merasa Dipelintir Terkait Tanjung Priok, Yasonna Laoly: Seharusnya Ditanggapi Secara Ilmiah
Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly merasa pernyataannya terkait dengan Tanjung Priok, telah dipelintir oleh oknum-oknum tertentu.
Penulis:
Whiesa Daniswara
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
Menurut Yasonna, masyarakat harus memperbaiki kondisi-kondisi sosial supaya tidak menimbulkan kejahatan.
"Bila pun merujuk pada tempat itu tidak dimaksudkan, not intended to be that way, itu yang mau saya sampaikan. Tapi ada dari orang tertentu mungkin tidak memahami secara detail, tidak melihat secara utuh," kata Yasonna.
Yasonna pun telah menyampaikan permohonan maaf kepada warga Tanjung Priok bila pernyataannya itu menyinggung.
Yasonna berharap, permintaan maafnya hari ini dapat menyelesaikan perdebatan yang menurutnya justru menimbulkan kerancuan.
"Saya berharap setelah konferensi pers ini kita dapat kembali menyatukan hati dan diri kita sesama anak bangsa untuk membangun bangsa ini," ujar Yasonna.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Tanjung Priok, Yasonna: Sebenarnya yang Saya Sampaikan Ilmiah...", dan Tribunjakarta.com dengan judul Massa Aksi Geruduk Kemenkumham: Tanjung Priok Sekarang Modern, Aman, dan Humanis,
(Tribunnews.com/Whiesa, TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim) (Kompas.com/Ardito Ramadhan)
Baca tanpa iklan