Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Imlek 2020

Tradisi Membebaskan Burung Pipit Saat Imlek Agar Rezeki Melimpah

Masyarakat Tionghoa percaya dengan membebaskan burung akan membuka pintu rezeki.

Tradisi Membebaskan Burung Pipit Saat Imlek Agar Rezeki Melimpah
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Tradisi melepas burung pipit di Vihara Dharma Bhakti saat menyambut Tahun Baru Imlek 2570, Selasa (5/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak tradisi yang dilakukan masyarakat Tionghoa saat Imlek.

Satu diantaranya adalah melepas berbagai jenis burung.

Masyarakat Tionghoa percaya dengan membebaskan burung akan membuka pintu rezeki.

Salah satu yang melakukan tradisi tersebut adalah Tomy, warga Kota Tangerang, Sabtu (25/1/2020).

Tomy bersama keluarganya memborong semua burung dari salah satu pedagang yang berjualan di Boen San Bio, Karawaci Tangerang.

"Kita berdoa, lalu melepas burung supaya rezeki banyak," ujar Tomy

Ia berujar, warga Tionghoa menyebut tradisi ini dengan sebutan Fang Sheng.

Tradisi ini sudah dilakukan di Tiongkok sejak ribuan tahun lalu.

Seorang pedagang burung di kawasan klenteng Boen San Bio, Rady (50) mengatakan dirinya bisa menjual hingga 10.000 ekor burung pipit saat perayaan Imlek.

Rady berujar pada hari itu ia bisa meraup keuntungan hingga Rp 1.000.000.

"Saya bisa menjual hingga 10.000 ekor," ujarnya

Rady mengatakan, tidak hanya burung pipit yang biasa dibebaskan masyarakat Tionghoa saat Imlek.

Burung jenis lainnya seperti merpati dan sebagainya juga bisa dibebaskan untuk menjalankan tradisi tersebut.

"Pokoknya burung alam, maknanya supaya mendapat keberkahan," ujarnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas