Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Heboh Emak-emak Kena Tipu Syuting Produk di Bekasi, Polisi Sebut Bukan Bermodus Hipnotis

"Sebenarnya ini bukan hipnotis ya, jadi murni penipuan saja," kata Manik di Mapolsek

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Heboh Emak-emak Kena Tipu Syuting Produk di Bekasi, Polisi Sebut Bukan Bermodus Hipnotis
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
TKP Penipuan di RT01/03, Perumnas 1, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Kasus penipuan yang menyasar ibu-ibu di Bekasi dengan modus syuting produk sempat menghebohkan publik.

Polsek Bekasi Selatan Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban kasus penipuan massal yang terjadi di Perumnas 1, Kayuringin Jaya, Kota Bekasi itu.

Baca: Cerita Emak-emak di Bekasi Kena Tipu, Ditawari Syuting Produk Susu Hingga Merugi Rp 70 Juta

Kasubnit 1 Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Iptu Manik, mengatakan, pihaknya telah memeriksa 10 orang saksi korban dan mengecek langsung tempat kejadian perkara.

Dia menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka dalan melancarkan aksinya adalah mengiming-imingi korban mengikuti acara sebuah produk susu dan bakal disyuting salah satu stasiun televisi.

"Lalu juga ada iming-iming ada santunan dan hadiah bingkisan dari produk susu, sehingga korban tertarik dan mau ikut," ungkap Manik.

Disamping itu, ketika di TKP mal yang menjadi lokasi pelaku membawa kabur barang berharga milik korban ada indikasi pemaksaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Artinya kata dia, korban pada saat itu sadar dan dipaksa melepaskan genggaman tas berisi barang berharga lalu kemudian dibawa kabur pelaku.

"Jadi terdapat juga unsur pemaksaan ketika dia mengambil tas dari salah satu korban, karena korban tidak berdaya sudah lansia jadi berhasil dibawa kabur," jelas dia.

Modus yang juga diterapkan pelaku menurut Manik adalah memecah konsentrasi korban.

Terdapat lima orang korban yang diajak pelaku ke sebuah mal di Bekasi.

Dua orang pemilik perhiasan dan barang berharga diperintahkan menyimpan barang-barang ke dalam tas.

Dua korban yang usianya lebih tua diperintahkan memegang tas berisi barang berharga tersebut.

Satu orang korban dibuat sibuk dengan diperintahkan memfotokopi berkas persyaratan guna mengikuti acara.

"Mereka dipecah, yang dua (korban pemilik perhiasan) disuruh masuk ke dalam mal, dua lagi yang pegang tas di suruh nunggu di luar jarak 50 meter pintu masuk mal, ketika sudah terpecah itu dia merampas tas dan kabur menggunakan taksi," paparnya.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas