Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Disdik DKI Bakal Periksa Kejiwaan Oknum Guru yang Hajar Murid SD di Matraman Hingga Mata Bengkak

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta bakal memeriksa kejiwaan oknum guru tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Disdik DKI Bakal Periksa Kejiwaan Oknum Guru yang Hajar Murid SD di Matraman Hingga Mata Bengkak
KOMPAS.COM
Ilustrasi penganiayaan anak-anak. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Oknum guru dilaporkan telah menganiaya muridnya yang duduk di bangku kelas 6 SD di kawasan Matraman, Jakarta, Selasa (12/2/2020) lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta bakal memeriksa kejiwaan oknum guru tersebut.

"Bila memungkinkan, terhadap guru akan dilakukan pemeriksaan fisik dan psikis," ucap Kepala Disdiks (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana, Jumat (14/2/2020).

"Ya ini untuk antisipasi kenungkinan-kemungkinan yang ada saja," ujarnya saat dikonfirmasi.

Disdik DKI sendiri saat ini telah menindak tegas oknum guru yang melakukan tindak kekerasan terhadap muridnya itu.

Sejak Rabu (12/2/2020) lalu, Disdik DKI telah membebastugaskan oknum guru tersebut.

"Oknum guru itu sudah dibebastugaskan dalam rangka pemeriksaan oleh Sudin Pendidikan Jakarta Timur," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti dikehatui, RH, murid kelas 6 SD negeri di Kecamatan Matraman menjadi korban pemukulan gurunya pada Selasa (12/2/2020).

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, pemukulan itu dipicu saat RH bermain bola bersama sejumlah temannya saat ada ujian di sekolah.

"Sudah dilarang karena lagi ada ujian, tapi namanya anak-anak kan jadi tetap main," ucap Tedjo di Martaman, Jakarta Timur, Rabu (13/2/2020).

"Mungkin gurunya juga kelepasan sehingga memukul," sambung Tedjo.

Akibat dipukul gurunya, mata kanan RH bengkak cukup parah.

RH langsung mengadu dan seketika orangtuanya datang menemui pihak sekolah.

Setelah proses mediasi yang difasilitasi Unit Reskrim Polsek Matraman, masalah tersebut selesai.

"Besoknya hari Rabu, masalah sudah selesai."

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas