Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sikap Anies Baswedan dan Permasalahan Jakarta, Mulai dari Banjir Sampai Virus Corona

Bagaimana sikap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadapi sejumlah masalah ibu kota? Mulai dari banjir sampai virus Corona

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Sikap Anies Baswedan dan Permasalahan Jakarta, Mulai dari Banjir Sampai Virus Corona
Instagram
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi sorotan masyarakat belakangan ini.

Belum selesai permasalahan banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu, Anies dihadapkan dengan isu virus corona atau Covid-19 bagi warga Jakarta.

Anies juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk perhelatan E-Formula di kawasan Monas, Jakarta.

Baca: Gubernur Anies Diminta Tiru China, Batalkan Formula E Karena Virus Corona

Lalu bagaimana sikapnya terhadap permasalahan tersebut?

Ini sederat fakta dan rangkuman Tribunnews.com dari berbagai sumber mengenai Anies Baswedan dan permasalahan di Jakarta yang dihimpun, Minggu (1/3/2020): 

1. E-Formula di Kawasan Monas

Rencana penyelenggaraan Formula E mendapat kritik sejumlah pihak mulai dari pejabat hingga pengamat.

Rekomendasi Untuk Anda

Kritik dilontarkan umumnya mengenai tempat pelaksanaan yang rencananya digelar di kawasan Monas, Jakarta.

Mereka menganggap Formula E tak selakanya digelar di kawasan area cagar budaya.

Dikutip dari Kompas.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Federasi Otomotif Internasional ( FIA) Formula E tidak mempermasalahkan perubahan lintasan Formula E di Jakarta yang semula direncanakan berlokasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Perubahan lokasi sirkuit balapan mobil listrik itu disebut hal biasa.

"Kami komunikasi terus dengan mereka. Tadi malam juga ini kok, tim di sana itu rileks, 'Oh ya enggak apa-apa, ini biasa'," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Lokasi sirkuit Formula E harus diubah karena Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka melarang kawasan Monas digunakan untuk lintasan turnamen balapan itu.

Pemprov DKI Jakarta akhirnya berkomunikasi dengan FIA Formula E untuk menentukan lokasi lintasan baru.

Menurut Anies, tim dari FIA Formula E langsung terbang ke Jakarta pada hari ini untuk menyurvei dan menentukan lokasi baru yang akan digunakan sebagai sirkuit.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas