Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Waspada Corona, PSI Gelar Debat Konvensi Pilkada Tangsel Tanpa Penonton

Terkait dengan pandemi Covid 19 atau corona, PSI menggelar debat ini tanpa dihadiri para pendukung calon.

Waspada Corona, PSI Gelar Debat Konvensi Pilkada Tangsel Tanpa Penonton
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Isyana Bagoes Oka bersama pengurus PSI lainnya mengadakan jumpa pers, di Jakarta, Selasa (11/10/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar debat untuk menjaring Wali Kota Tangerang Selatan.

Ini merupakan bagian dari Konvensi Pilkada 2020.

Terkait dengan pandemi Covid 19 atau corona, PSI menggelar debat ini tanpa dihadiri para pendukung calon.

“Sesuai anjuran WHO dan Pemerintah RI, kami menghindari pengumpulan massa dalam jumlah besar. Karena itu, debat kali ini hanya dihadiri para peserta, panelis, dan panitia. Kami tidak mengizinkan para pendukung untuk hadir,” ujar Ketua Konvensi PSI untuk Pilkada 2020, Isyana Bagoes Oka, Minggu (15/3/2020).

Meski tak bisa hadir, para pendukung dan publik secara luas bisa menyaksikan secara langsung di akun Facebook dan YouTube PSI.

Baca: Kegiatan Keramaian di Tangsel Masih Diberi Izin Pemprov, Tapi Ada Syaratnya

Ada delapan peserta debat.

Mereka adalah Azmi Abubakar, Fahd Pahdepie, Kemal Pasya, Kokok Herdianto Dirgantoro, Mikhail Gorbachev Dom, Muhammad, Suhendar, dan Tomy Patria Edwardy.

Sementara itu, hadir dua panelis.

Yaitu, akademisi UIN Jakarta Djaka Badranaya dan Wakil Sekjen DPP PSI Danik Eka Rahmaningtyas.

“Kami berharap dengan proses debat konvensi ini, PSI ingin menunjukkan transparansi bagi kemajuan Politik di Kota Tangerang Selatan “ kata Ketua DPD PSI Tangerang Selatan, Andreas Arie Nugroho. 

Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas