Tribun

Virus Corona

Seorang Perempuan Jadi Korban Perampasan di Depok

Selepas pulang kerja, IS dihadang oleh dua orang pelaku saat tengah mengendarai sepeda motor.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Seorang Perempuan Jadi Korban Perampasan di Depok
KOMPAS.com/THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
Ilustrasi jambret - Jambret Merajalela di Kota Kupang, Handphone Milik Ibu Guru Dirampas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasib malang menimpa warga Depok IS (29) yang menjadi korban perampasan dengan menggunakan kekerasan.

Selepas pulang kerja, IS dihadang oleh dua orang pelaku saat tengah mengendarai sepeda motor.

Kejadian itu terjadi di Jalan Raya Djuanda Depan Pesona Mungil, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok pada Kamis (16/4/2020) pukul 23.15 WIB.

Saat melintas di jalan itu, IS dihadang oleh dua orang yang berboncengan dengan motor matik.

"Dari keterangan saksi pada saat melintas jalan raya mendengar adanya teriakan minta tolong dan saksi melihat adanya 2 sepeda motor yang masih ada pengendaranya dan 1 sepeda motor dalam posisi terguling bersama seorang perempuan," kata Paur Humas Polrestro Depok, Iptu Made Budi kepada awak media, Jumat (17/4/2020).

Baca: Kisah Ika Dewi Jadi Supir Ambulans Perempuan Atas Dasar Kemanusiaan

Lalu, kata Budi, saksi yang juga tengah melintas itu berbalik arah dan mendekati lokasi kejadian.

Di sana, dua orang pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motornya.

"Pada saat saksi mendekati dua orang dengan sepeda motor jenis matic langsung melarikan diri dan saksi melihat adanya korban dengan luka pada mata sebelah kanan, siku tangan sebelah kanan dan pada bagian kaki," ungkap dia.

Belakangan diketahui korban ternyata adalah korban perampasan di jalan raya.

Kedua pelaku berhasil menggondol tas saat korban dalam kondisi terjatuh dari motor.

Baca: Cegah Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Jateng Sterilisasi Wilayah dengan Drone Thermal

"Didapat keterangan korban pulang bekerja dari arah margonda dan pelaku berhasil membawa satu buah tas berisikan 1 buah HP merk Oppo, uang dan surat-surat lain. Selanjutnya saksi mengantarkan korban ke klinik KJP dan masih dalam perawatan dan belum membuat laporan," pungkasnya.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian kehilangan 1 buah HP merk Oppo dan uang sebesar Rp 300 ribu.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus yang juga sempat viral di media sosial tersebut.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas