Tribun

Dua Paman dan Kekasih Diduga Pemerkosa Remaja Tersangka Pembunuhan Bocah 5 Tahun

Penyidikan kasus pemerkosaan itu sudah rampung. Berkas perkara ketiga tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
zoom-in Dua Paman dan Kekasih Diduga Pemerkosa Remaja Tersangka Pembunuhan Bocah 5 Tahun
TRIBUNNEWS/GLERY LAZUARDI
Lokasi pembunuhan bocah usia 6 tahun oleh siswi SMP di Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - NF (15), remaja yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan bocah 5 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat ternyata juga korban kekerasan seksual.

Polisi pun telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka pemerkosaan terhadap NF (15).

Baca: Penjelasan Anggota DPRD Gresik Tawarkan 500 Juta ke Korban Perkosaan agar Cabut Laporan Polisi

Melansir Kompas.com, Kasat Reskrim Polres Jakpus, AKBP Tahan Marpaung mengatakan pelaku pemerkosaan terhadap NF adalah dua pamannya dan kekasihnya.

"Betul (pelaku pemerkosaan adalah paman dan kekasihnya)," kata Tahan saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).

Saat ini, penyidikan kasus pemerkosaan itu sudah rampung. Berkas perkara ketiga tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Sudah P21 (berkas perkara dinyatakan lengkap)," ungkap Tahan.

Sebelumnya diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan psikologis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, NF tengah hamil akibat pelecehan seksual yang dialaminya. Usia kandungannya kini memasuki 3,5 bulan.

Dengan demikian, NF berstatus sebagai tersangka pembunuhan dan korban pemerkosaan.

Informasi tersebut disampaikan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat.

"Ya betul (NF merupakan korban pelecehan seksual). NF berada dalam dua posisi sekaligus, yaitu sebagai pelaku pembunuhan dan menjadi korban kekerasan seksual," kata Harry saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Harry berharap, kasus pelecehan seksual tersebut diselidiki oleh kepolisian guna mengungkap alasan NF membunuh tetangganya.

Kini, NF mendapatkan layanan rehabilitasi sosial di Balai Anak Handayani sembari menunggu proses peradilan.

"Kasus kedua (pelecehan seksual) juga perlu diselidiki untuk mendapatkan kesimpulan logis mengapa anak ini melakukan tindak kekerasan," tutur Harry.

NF (15) nekat membunuh APA (5) karena terinspirasi dari film pembunuhan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas