Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gelar Rapid Test Massal di Terminal Kampung Rambutan, Sandiaga Uno Fokus 3 T

Adapun sasaran dari rapid test ini adalah para petugas kebersihan, sopir angkutan umum, dan warga sekitar

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gelar Rapid Test Massal di Terminal Kampung Rambutan, Sandiaga Uno Fokus 3 T
Istimewa
Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 kembali menggelar kegiatan rapid test massal, Kamis (4/6/2020) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 kembali menggelar kegiatan rapid test massal, Kamis (4/6/2020).

Kali ini rapid test massal digelar di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Baca: Peniadaan Aturan Ganjil Genap di Jakarta Ikut Diperpanjang Selama Sepekan Seiring Penerapan PSBB

Sandiaga Uno selaku Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan covid-19 turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain Sandiaga, hadir juga sejumlah aparat kepolisian, TNI, BIN, Satpol PP, dan pengelola Terminal Kampung Rambutan.

Adapun sasaran dari rapid test ini adalah para petugas kebersihan, sopir angkutan umum, dan warga sekitar.

"Hari ini atas kerja sama instansi dan aparat, serta Relawan Bersatu Lawan Covid-19 menggelar rapid test di Terminal Kampung Rambutan," kata Sandiaga Uno dalam tinjauannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Sandiaga Uno, dalam rapid test massal pihaknya menargetkan memeriksa 1.000 warga dan petugas yang ada di Terminal Kampung Rambutan.

Sandiaga mengungkapkan alasan memilih Terminal Kampung Rambutan sebagai lokasi rapid test massal.

Menurut dia, Terminal Kampung Rambutan merupakan garda terdepan karena menjadi salah satu gerbang utama masuknya orang ke Provinsi DKI Jakarta.

Hingga pukul 10.30 sudah lebih dari 300 warga dilakukan rapid test dan menunggu hasilnya.

"Saya harapkan dengan ini kita terus meningkatkan 3 T, testing tracing, dan treating, jadi masyarakat yang masuk di sini yang non-reaktif atau yang negatif juga bisa dapat layaanan dari Puskesmas untuk penyakit lain non-Covid-19," katanya.

Kemudian untuk warga yang hasil rapid testnya reakrif diharapkan bisa segera dirujuk ke rumah sakit untuk lakukan treating dan tracing.

Ditanya soal pandangannya terkait Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku pihaknya belum mendapat laporan resmi.

Namun, ia akan selalu mendukung kebijakan yang diambil pemerintah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas