Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Kedua Ancol Dibuka, Jumlah Pengunjung Naik 200 Persen

Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara kembali beroperasi sejak Sabtu (20/6/2020) setelah tiga bulan ditutup.

Hari Kedua Ancol Dibuka, Jumlah Pengunjung Naik 200 Persen
Tribunnews/Jeprima
Pengunjung bermain di tepi pantai Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Setelah ditutup selama dua bulan akibat pandemi virus corona (Covid-19), kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka namun dengan menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara kembali beroperasi sejak Sabtu (20/6/2020) setelah tiga bulan ditutup.

Di hari pertama pembukaannya, 2.668 orang datang mengunjungi Ancol.

Jumlah pengunjung mengalami peningkatan hingga 200 persen pada Minggu (21/6/2020) menjadi 4.695 orang.

Baca: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Samudra Hindia Selatan Jawa, Senin 22 Juni 2020

"Info data pengunjung Ancol, 20 Juni 2.668 orang, 21 Juni 4.605 orang. Mengalami peningkata sekitar 200 persen," kata Departemen Head of Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020).

Seluruh pengunjung tersebut telah melakukan reservasi secara daring dan dilanjutkan berwisata.

Mengingat, manajemen Ancol menerapkan kebijakan pembelian tiket hanya secara daring untuk pembukaan di masa PSBB transisi.

Baca: Ketua Komisi I DPR Apresiasi Kerja Pers di Tengah Keterbatasan Akibat Covid-19

"Selama masa operasional terbatas, Manajemen Taman Impian Jaya Ancol tidak melayani pembelian tiket di loket Ancol secara tunai, pembelian tiket hanya dapat dilakukan secara daring/online melalui website resmi Ancol," kata Rika.

Pengunjung juga diminta menerapkan protokol kesehatan selama di dalam kawasan wisata terpadu itu.

Di antaranya wajib pakai masker setiap saat, menutup mulut jika bersin atau batuk, menjaga kebersihan tangan, mencuci tangan dengan sabun atau pakai penyanitas tangan.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas