Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ricuh di Green Lake City

John Kei Kembali Berulah Padahal Baru Bebas Dari Penjara, Ini Respons Menkumham Yasonna Laoly

Yasonna Laoly angkat bicara soal John Kei yang kembali ditangkap aparat kepolisian karena kasus penyerangan dan penganiayaan

John Kei Kembali Berulah Padahal Baru Bebas Dari Penjara, Ini Respons Menkumham Yasonna Laoly
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly angkat bicara soal John Kei yang kembali ditangkap aparat kepolisian karena kasus penyerangan dan penganiayaan di Tangerang dan Jakarta Barat, Minggu (22/6/2020).

John Key diketahui belum lama menghirup udara bebas setelah mendapat pembebasan bersyarat.

Sebelumnya berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 723K/PID/2013, John Kei divonis 16 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana.

Baca: Cara Istri dan Anak Nus Kei Selamat dari Serangan Anak Buah John Kei, Terdengar Teriakan : Bunuh Ma

Dia kemudian mendapat total remisi 36 bulan 30 hari dan bisa bebas murni pada 31 Maret 2025.

Menyikapi hal tersebut Yasonna mengatakan pihaknya menunggu penetapan status John Kei dari pihak Kepolisian.

"Kita kan menganut asas praduga tak bersalah. Kalau Polisi nyatakan tersangka maka dia sudah melanggar ketentuan pembebasan bersyarat. Jadi dia nanti di samping menjalankan hukuman lama ditambah dengan tindak pidana baru," ucap Yasonna ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Baca: Terdengar Teriakan Kalau Ketemu Bunuh saat Rumah Nus Kei Diserang Kelompok John Kei

Yasonna mengungkapkan sebelum bebas bersyarat, John Kei berperilaku baik selama menjalani masa penahanan.

Namun, dirinya tak mengetahui faktor penyebab John Kei kembali berulah usai bebas bersyarat.

"Kita menyesalkan kejadian ini. Dulunya sebelum kita bebaskan baik sudah ini, tiba-tiba mungkin entah lah apa yang membuat ini. Kalau betul nanti dia terlibat, kita serahkan dulu ke Polisi, kita tunggu dulu Polisi bagaimana status beliau," kata Yasonna.

Halaman
1234
Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas