Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ricuh di Green Lake City

Polisi Masih Selidiki Asal Usul Kepemilikan Dua Senjata Api Kelompok John Kei

Yusri mengatakan kepemilikan senjata illegal itu diselidiki oleh tim penyidik dari Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Metro Jaya.

Polisi Masih Selidiki Asal Usul Kepemilikan Dua Senjata Api Kelompok John Kei
Tribunnews/JEPRIMA
Tersangka John Kei bersama anak buahnya saat akan dihadirkan pada rilis kasus kekerasan dan penganiayan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). Kelompok John Kei terlibat aksi kekerasan dan penganiayaan kepada kelompok Nus Kei pada minggu (21/6) yang mengakibatkan 1 orang dari kelompok Nus Kei Tewas dan 1 mengalami luka-luka. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki asal usul kepemilikan senjata kelompok John Kei saat aksi penyerangan rumah Nus Kei di Green Lake, Tangerang, Banten.

Yusri mengatakan kepemilikan senjata illegal itu diselidiki oleh tim penyidik dari Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Metro Jaya.

"Sampai dengan saat ini kita masih terus mendata teman-teman dari intel. Dari mana semua (Kepemilikan Senjata Kelompok John Kei, Red)," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

Dia menuturkan kepemilikan senjata api tanpa izin dipastikan dilarang di Indonesia. Hal itu pun telah termuat dalam berbagai regulasi di tanah air.

"Sudah jelas kepemilikan senjata api ini tidak boleh dan ada aturan di dalam perkap Kapolri dan kapan senjata api itu bisa digunakan. Ini masih kita datakan terus teman-teman dari intelijen," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kelompok John Kei ternyata tidak menggunakan satu senjata api saat menyerang kediaman Nus Kei di Green Lake, Tangerang, Banten.

Setelah dilakukan penyidikan, ternyata ada dua senjata api yang digunakan kelompok tersebut.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan hal tersebut diketahui setelah kepolisian menangkap satu lagi anak buah John Kei berinisial AY.

Dari tangan pelaku, disita satu buah senjata api jenis Revolver kaliber 22 yang diakui digunakan saat aksi penyerangan.

"Revolver ini memang asli kalibernya kaliber 22 dan ini yang memegang adalah AY," kata Calvijn di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas