Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Investigasi University of Melbourne soal Kasus Pelecehan Alumnus UII, 30 Korban di Indonesia Lapor

University of Melbourne ungkap hasil investigasi kasus pelecehan alumnus UII. 30 korban di Indonesia sudah melapor.

Investigasi University of Melbourne soal Kasus Pelecehan Alumnus UII, 30 Korban di Indonesia Lapor
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pelecehan seksual yang menyeret nama seorang mahasiswa Indonesia saat ini masih bergulir.

Mahasiswa bernama Ibrahim Malik ini diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah korbannya.

Ibrahim Malik sempat menempuh pendidikan di University of Melbourne dengan beasiswa dari Pemerintah Australia.

Terbongkarnya kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Ibrahim Malik ini bermula dari sebuah utas di Twitter.

Pihak University of Melbourne pun melakukan investigasi terhadap kasus yang menyeret mahasiswanya ini.

Mereka juga sudah mengeluarkan hasil investigasi terhadap kasus dugaan pelecehan seksual Ibrahim Malik.

 Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Gilang Bungkus-membungkus Pakai Jarik, Diduga Fetish

 Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Gilang Bungkus-membungkus Pakai Jarik, Diduga Fetish

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Kompas.com)

Sejumlah 30 orang di Indonesia yang mengaku menjadi korban pelecehan Ibrahim Malik pun telah melapor.

Ibrahim Malik juga diketahui sempat mengenyam pendidikan di Universitas Islam Indonesia (UII).

UII merujuk mahasiswa tersebut dengan sebutan "IM", namun LBH Yogyakarta yang mendampingi setidaknya 30 pelapor dalam jumpa persnya menyebutkan nama Ibrahim Malik dengan identitas mahasiswa di University of Melbourne serta penerima beasiswa "Australia Award Scholarship".

Awal Mei lalu, Meila Nurul Fajriah dari LBH Yogyakarta dalam jumpa pers mengatakan lembaganya menerima laporan pelecehan seksual yang dilakukan Ibrahim yang terjadi sejak tahun 2016 dan terjadi di Indonesia dan Australia.

HALAMAN SELANJUTNYA =========>

Editor: ninda iswara
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas