Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seorang Remaja Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Pemicunya Dendam Lama

Jauh sebelumnya, terjadi perkelahian antara kelompok pemuda yang menamai diri mereka Hollywood dan kelompok gang B4

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Seorang Remaja Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Pemicunya Dendam Lama
istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - EM remaja berusia 17 tahun tewas dikeroyok sejumlah pemuda di Pademangan, Jakarta Utara.

Pengeroyokan tersebut dilatarbelakangi masalah masa lalu.

Jauh sebelumnya, terjadi perkelahian antara kelompok pemuda yang menamai diri mereka Hollywood dan kelompok gang B4, Pademangan, Jakarta Utara.

Permasalahan itu terjadi antara rekan EM yang berinisial CN, dengan pemuda berinisial ML dari kelompok gang B4.

Baca: Polisi Sebut Pengeroyokan Terhadap Remaja yang Pernah Retas Situs NASA Sebagai Kenakalan Biasa

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, masalah yang memicu terjadinya pengeroyokan tersebut adalah perkelahian masa lalu antara CN dan ML.

"Ada lah, antara CN dengan ML. Di mana pada saat itu mereka pernah berkelahi dua orang ini. ML kalah pada saat itu, sehingga ML masih dendam," kata Budhi di Mapolsek Pademangan, Jakarta Utara, Senin (3/8/2020).

Rekomendasi Untuk Anda

Akhirnya, Sabtu (1/8/2020) lalu, kelompok Hollywood yang terdiri dari EM, CN, dan RD mendatangi gang B4 untuk menyelesaikan masalah tersebut dan menemui ML.

Baca: Ada Korban Pengeroyokan Malah Jadi Tersangka, Ratusan Orang Lakukan Aksi Demo di DPRD Sumut

Nyatanya, bukannya masalah selesai, ML yang masih menyimpan dendam mengajak teman-temannya dari kelompok gang B4 untuk menyerang kelompok Hollywood.

"Ternyata ML sudah punya niat, mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk juga ML sudah memprovokasi teman-temannya," ucap Budhi.

Akibat pengeroyokan ini, EM mengalami luka bacok akibat sabetan celurit di paha kanannya.

Dirinya tewas kehabisan darah dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Baca: 2 Satpam Korban Pengeroyokan jadi Tersangka, Ratusan Buruh Demo di DPRD Sumut

Sementara itu, dua rekan EM selamat namun mengalami luka di bagian kepalanya.

"Kemudian korban luka lainnya adalah saudara RD dan saudara CN," ucap Budhi.

Setelah kejadian tersebut, hanya dalam waktu 5 jam, polisi langsung meringkus delapan dari 10 orang pelaku.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas