Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral, Kasus Pemerkosaan yang Terjadi di Bintaro: Pelaku Teror Korban

Kasus pemerkosaan yang dialami seorang perempuan berinisial AF di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan ( Tangsel) tengah viral di media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Viral, Kasus Pemerkosaan yang Terjadi di Bintaro: Pelaku Teror Korban
Serambi Indonesia/Net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pemerkosaan yang dialami seorang perempuan berinisial AF di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan ( Tangsel) tengah viral di media sosial.

Kasus ini menjadi perbincangan publik setelah korban membagikan kisahnya melalui akun Instagram miliknya beberapa waktu lalu.

Dalam kisah yang dibagikannya, AF mengungkap peristiwa kelam itu terjadi pada 13 Agustus 2019.

Kala itu, AF yang masih tertidur pada pukul 09.00 WIB ditinggal oleh orangtuanya bekerja.

 Kisah Konsep Pernikahan Drive Thru di Bekasi, Pihak WO: Keluarga Pengantin Sempat Menolak

 Presiden Joko Widodo Tandatangani PP Gaji Ke-13, Ini Rincian Besaran yang Didapat PNS, TNI dan Polri

 Peserta Tes SKB CPNS 2019 Tidak Daftar Ulang Apakah Bisa Ikut Ujian? Ini Penjelasan dari BKN

 Anak Buah Anies Baswedan Klaim Flyover Tapal Kuda Bisa Saingin Simpang Susun Semanggi Era Ahok

Sekitar pukul 09.30 WIB, seseorang tampak mencoba membangunkan AF.

Setelah terbangun, AF mengaku kaget ketika melihat ada sekelebat bayangan yang keluar dari kamarnya.

Bayangan itu diikuti AF hingga akhirnya ia masuk ke kamar ganti.

Rekomendasi Untuk Anda

Di sanalah AF terkejut bukan kepalang lantaran ada seseorang yang tidak pernah dia kenal sebelumnya.

Pria yang diduga berinisial RI itu langsung memukul kepala AF dengan benda tumpul hingga kepalanya berdarah dan tak sadarkan diri.

AF mengingat pelaku sempat memegang pisau dan mengancam agar tidak teriak.

Saat itulah, pelaku melampiaskan nafsu berahinya kepada AF.

“Saya tidak punya senjata, tidak ada pertahanan diri, dan tidak bisa berdiri karena banyak kekurangan darah,” ujar dia dalam kisah yang dibagikannya melalui Instagram.

Setelah pelaku selesai dengan tindakan bejatnya, pelaku melarikan diri dan membawa telepon genggam milik AF.

AF pun diminta untuk tidak ke mana-mana saat pelaku pergi.

Tak lama berselang, AF berlari mencari pertolongan.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas