Tribun

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kebakaran di Gedung Kejakssan Agung Tak Berpengaruh, Pagi Ini MRT Jakarta Beroperasi Normal

Kebakaran di Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M Jakarta Selatan tak berpengaruh pada rangkaian kereta MRT di Jakarta, Minggu (23/8/2020).

Editor: Anita K Wardhani
zoom-in Kebakaran di Gedung Kejakssan Agung Tak Berpengaruh, Pagi Ini MRT Jakarta Beroperasi Normal
Tribunnews/JEPRIMA
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan selang waktu keberangkatan antar kereta menjadi 30 menit sekali mulai Senin, 20 April 2020. Hal itu sebagai bagian dari dukungan penerapan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Selain itu, tiga stasiun tidak akan beroperasi melayani penumpang diantaranya yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebakaran di Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M Jakarta Selatan tak berpengaruh pada rangkaian kereta MRT di Jakarta. Minggu (23/8/2020) MRT akan beroperasi normal.

Hal ini dikatakan Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin kepada wartawan, Minggu (23/8/2020) dini hari.

"Semua sarana dan prasarana MRT Jakarta sudah kami tinjau aman tidak terdampak kebakaran di Kejaksaan Agung semalam", ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa rangkaian Kereta Ratangga akan beroperasi seperti biasa.

Muhammad Kamaludin mengatakan "MRT Jakarta siap beroperasi kembali pagi ini sesuai dengan jam operasional dan jadwal keberangkatan normal kami".

PENUMPANG MRT - Menghadapi New Normal, suasana penumpang kereta MRT dari Bundaran HI Jakarta Pusat terlihat masih lenggang, Rabu (3/6/2020). WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
PENUMPANG MRT - Menghadapi New Normal, suasana penumpang kereta MRT dari Bundaran HI Jakarta Pusat terlihat masih lenggang, Rabu (3/6/2020). WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)

Kapolda Metro Jaya Pastikan Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam atas kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Sabtu (22/8/2020) malam.

Namun kata Nana, yang terpenting pihaknya berharap pemadaman segera rampung sebelum penyelidikan akan langsung dilakukan pihaknya.

Hal itu dikatakan Nana saat meninjau langsung Gedung Kejagung yang terbakar, Sabtu malam.

"Setelah api padam, kami akan langsung melakukan penyelidikan," kata Nana.

Ia menjelaskan informasi kebakaran diterima pihaknya pukul 18.30 WIB. Saat itu Nana mengaku langsung memerintahkan jajarannya mengamankan lokasi kejadian. Karena diketahui ada 6 titik api yang berkobar di gedung tersebut.

"Dari awal kami perintahkan Kapolres Jakarta Selatan untuk mengamankan dan berupaya dengan Pemprov yakni Dinas Damkar membantu mengevakuasi, baik para tahanan atau barang yang perlu diamankan," katanya.
Untung berharap kebakaran dapat segera ditangani.

Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang melalap Gedung Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. Berdasar informasi dari BPBD Provinsi DKI Jakarta Pusdatin Kebencanaan, Gedung Kejaksaan Agung RI mulai terbakar sekira pukul 19.10 WIB. Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang melalap Gedung Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. Berdasar informasi dari BPBD Provinsi DKI Jakarta Pusdatin Kebencanaan, Gedung Kejaksaan Agung RI mulai terbakar sekira pukul 19.10 WIB. Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Warta Kota/Henry Lopulalan (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Sementara Jumlah kerugian dan penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas