9,2 Kg Sabu Diamankan Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kurir Kabur dari Terminal 2, Sembunyi di Hotel
Polresta Bandara Soekarno-Hatta menyita tumpukan sabu total 9,2 kg di kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan apartemen Kemayoran, tiga pelaku ditangkap.
Editor:
Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta menyita tumpukan narkotika sabu total 9,2 kg di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Sabu nyaris 10 kg ini diamankan dari kurir yang sembunyi di hotel kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Awal mula penyelundupan barang haram tersebut terkuak saat para pelaku mencoba melarikan diri sambil membawa tasnya yang diketahui ternyata berisi sabu.
Saat itu mereka melewati pemeriksaan dengan mesin x-ray di keberangkatan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan, tersangka AA dan AB berperan untuk membawa sabu
Keduanya memasukan sabu ke dalam plastik bening lalu dimasukkan ke dalam tas.
"Sabu sudah dipaketkan ke dalam plastik bening, total yang ada di dalam tas 3.100 gram atau 3,1 kilogram," tutur Ade di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (10/10/2020)
Ia melanjutkan, petugas Aviation Security (Avsec) yang curiga dengan gambaran x-Ray tersebut lalu mencoba memanggil kedua pelaku.
Dengan gesitnya, kedua pelaku berhasil kabur, alhasil petugas Avsec langsung meminta bantuan kepolisian.
"Setelah dipastikan tas tersebut berisi sabu, kami langsung berkoordinasi dengan petugas Avsec dan melihat CCTV dan didapati satu pelaku bernama AA," kata Adi.
Baca: Oknum ASN di Banten Diamankan setelah Menghisap Sabu, Ditangkap saat Menaiki Kendaraan Minibus
Polisi lantas menyisir hotel-hotel yang berada di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Saat menyambangi sebuah hotel, didapati pesanan kamar atas nama AA.
Kedua pelaku pun, AA dan AB lantas diamankan.
"Keterangan kedua pelaku, ada satu rekannya lagi yang sudah lolos ke Pontianak berinisial YD, karena memang paket sabu tersebut akan dibawa ke Pontianak," ungkap Adi
Setelah menangkap kedua pelaku, Polisi terus melakukan pengembangan.